Untuk Menghindari Kecurangan, Soal Ujian Sekolah SD Dibuat 4 Varian

19 Mei 2014 Berita Pendidikan


Banyak dari siswa belajar keras untuk mempersiapkan ujian sekolah, serta membayangkan apa yang ada pada isi soal ujian tersebut. Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Lasro Marbun mengatakan lembaganya membuat empat varian soal untuk ujian akhir tingkat sekolah dasar. Ujian sekolah berstandar daerah (USBD) ini akan diselenggarakan 19-21 Mei 2014.

"Ada empat model, tiga digunakan besok, satu sebagai cadangan untuk ujian susulan," katanya. Empat varian itu, tutur Lasro, dibuat agar siswa tak bekerja sama dalam ujian dan mempermudah pengawasan di ruang ujian. "Paling tidak untuk menghindarkan kolaborasi yang tidak benar," ujarnya.

Menurut dia, sekitar 25 persen soal disusun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 75 persen sisanya dibikin Dinas Pendidikan DKI. Naskah soal itu kini disimpan di sekolah subrayon. Para panitia baru akan mengambil soal tersebut menjelang ujian berlangsung besok pagi.

Kepala Pusat Penilaian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nizam mengatakan USBD tersebut memang diserahkan kepada Dinas Pendidikan di tingkat provinsi. Meski demikian, kisi-kisi soal tetap dibuat oleh Badan Standar Nasional Pendidikan. Kementerian pun ikut andil menyusun 25 persen soal.

"Pusat memberikan 25 persen soal untuk mata pelajaran bahasa Indonesia, matematika, dan IPA. Ini sebagai acuan untuk pemetaan nasional," katanya. Di soal ini, dia menambahkan, tak ada yang mengacu pada standar internasional atau programme for international student assessment, seperti soal ujian nasional tingkat SMA dan SMP.

Oleh: Indra K
(Dikutip dari berbagai sumber)