Universitas Binus Gelar Chinese Bridge

14 Mei 2010 Berita Pendidikan


Universitas Bina Nusantara (Binus) menyelenggarakan Chinese Bridge atau lomba kemahiran berbahasa Mandarin tingkat internasional yang diikuti oleh peserta dari beberapa negara. Lomba ini merupakan hajatan internasional tahunan yang diadakan oleh organisasi Hanban yang berpusat di Beijing, China.

Adapun materi yang dilombakan adalah pidato, tes tertulis, serta penampilan karya budaya. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Universitas Binus bekerja sama dengan Kedutaan Besar China dan Konfucius Institute sebagai ajang seleksi wilayah Indonesia.

"Perkembangan bahasa Mandarin saat ini semakin pesat dan sudah menempati urutan kedua dalam bahasa internasional setelah bahasa Inggris karena seiring semakin kuatnya pengaruh negara China dalam aspek bisnis dan ekonomi, sehingga tak heran banyak negara di dunia yang menggunakan bahasa Mandarin untuk menunjang aspek bisnis mereka," ujar Marketing Communication Universitas Binus Christy Sibuea kepada Kompas.com, di Jakarta, Rabu (12/5/2010).

Christy mengatakan, untuk semakin menggairahkan perkembangan bahasa Mandarin tersebut di Indonesia, kegiatan lomba ini dilaksanakan dalam dua kategori, yaitu tingkat SMP/SMA dan universitas. Lomba untuk tingkat SMP/SMA akan berlangsung pada 27-28 Mei 2010, sedangkan tingkat universitas berlangsung pada 29-30 Mei 2010.

"Ini merupakan kehormatan sendiri bagi Binus yang diberikan kesempatan untuk ketiga kalinya menjadi penyelenggara lomba dan seleksi wilayah Indonesia," ujarnya.

Tahun ini, lanjut Christy, Chinese Bridge tingkat universitas merupakan pelaksanaan yang ke sembilan kalinya, sedangkan untuk tingkat SMP/SMA merupakan tahun ketiga.

Chinese Bridge Seleksi Wilayah Indonesia tingkat universitas tahun ini mengambil tema "Charming Chinese, Splendid Expo", yang diselaraskan dengan diadakannya pameran internasional di Shanghai, China, pada 1 Mei - 31 Oktober 2010 mendatang. Sedangkan lomba Tingkat SMP/SMA mengambil tema "Fun with Chinese, Growing with Vigour".

"Artinya, memberi pengertian bahwa bahasa Mandarin dapat dipelajari dengan cara-cara kreatif dan menarik," ujar Christy.

Nantinya, kata Christy, juara satu Chinese Bridge Seleksi Wilayah Indonesia ini akan mewakili Indonesia dalam Lomba Chinese Bridge Internasional di China.

Penulis: LTF/Editor: latief

Sumber: Kompas.Com