Unair Gagal Raih Rekor MURI

16 November 2009 Berita Pendidikan


Senior Manager MURI, Paulus Pangka SH, di Surabaya mengatakan, Unair gagal meraih rekor MURI kali ini karena tidak ada peserta yang mengikuti senam tersebut. "Sepertinya kurang ada koordinasi antara dinas pendidikan, pihak penyelenggara (Fakultas Kedokteran) dan sponsor," katanya.

Ia mengatakan bahwa tim MURI dari Jakarta sudah bersiap untuk datang dan meliput, namun tiba-tiba pada malam hari sebelum kegiatan, pihak panitia penyelenggara membatalkannya.
Kegagalan Unair meraih Rekor MURI pada kesempatan kali ini dibenarkan oleh pihak penyelenggara dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.

Salah seorang panitia dari FK Unair, Bunga Novitaria, di Surabaya, mengatakan acara yang direncananya diadakan di lapangan KONI itu, dibatalkan karena dari Dinas Pendidikan Kota Surabaya tidak mengizinkan siswa sekolah untuk meninggalkan pelajaran pada hari Sabtu. "Akhirnya, kegiatan senam sehat untuk memperingati hari Diabetes mereka lakukan di sekolah saja," katanya.

Senam diabetes massal rencanya diadakan oleh Universitas Airlangga pada Sabtu (14/11) untuk memperingati hari Diabetes Dunia. Kegiatan itu sempat menargetkan diikuti sebanyak 129 Sekolah Dasar Negeri di Surabaya, yang mana setiap SD akan diwakili 67 anak.

Senam anak-anak yang dilakukan selama 30 menit itu bertujuan untuk memberikan pendidikan dini tentang pentingnya menjaga kesehatan, terutama menghindari penyakit diabetes yang saat ini sudah menyerang sekitar 650.000 anak-anak (berdasarkan catatan Departemen Kesehatan Republik Indonesia). ant/taq

Sumber: Republika Online