UN SMP 2015: Sebanyak 225 Siswa SMP di Jember Tak Ikuti UN

7 Mei 2015 Berita Pendidikan


Pelaksanaan Ujian Nasional tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat tahun ini sudah memasuki hari terakhir. Di Kabupaten Jember, Jawa Timur, sebanyak 225 siswa SMP atau sederajat, tidak mengikuti ujian nasional tanpa keterangan dan dinyatakan gugur dalam ujian karena sudah mengundurkan diri.

Kepala Bidang SMP, SMA, dan SMK Dinas Pendidikan Jember Tatang Priyanggono yang ditemui di Jember mengatakan bahwa siswa yang tidak ikut UN secara otomatis dinyatakan gugur dan tidak mendapatkan nilai UN.

Menurut Tatang, ratusan siswa tersebut mengundurkan diri tanpa memberikan keterangan, setelah pihak sekolah mendaftarkan mereka sebagai daftar nominasi tetap (DNT) peserta UN tahun 2015 di Jember.

Kejadian seperti ini bukan merupakan sebuah hal baru. Pasalnya, hampir setiap tahun selalu ada ratusan siswa yang mengundurkan diri sebagai peserta UN, namun angkanya tahun ini menurun dibandingkan tahun lalu.

Data di Dinas Pendidikan Jember tercatat, jumlah siswa SMP dan sederajat yang mengundurkan diri tahun 2014 mencapai 245 siswa, sedangkan tahun ini sebanyak 225 siswa.

Alasan banyaknya siswa yang mengundurkan diri ini antara lain ialah pindah atau mutasi ke sekolah lain, ikut bekerja orang tuanya ke luar kota, dan sebagian siswa menikah sebelum pelaksanaan UN.

"Kami selalu memberikan instruksi kepada seluruh kepala sekolah untuk berperan aktif memberikan pemahaman kepada siswa dan orang tuanya tentang pentingnya mengikuti UN, meskipun tahun ini UN bukan syarat penentu kelulusan," ujarnya.

Jumlah peserta UN tingkat SMP, MTs, dan SMP Luar Biasa sebanyak 35.561 siswa, serta peserta Kejar Paket B di Kabupaten Jember sebanyak 569 siswa yang mengikuti UN serentak 4-6 Mei 2015.

Tiga hari pelaksanaan Ujian Nasional, data menunjukan jumlah peserta yang tidak hadir mencapai 226 siswa yang terdiri dari satu siswa sakit dan 225 siswa tanpa keterangan atau mengundurkan diri.

Oleh: Faqih F
(Dikutip dari berbagai sumber)