Berita Pendidikan
17 Maret 2010

Ujian Nasional: Sekolah Ubah Pembelajaran

Untuk menyiasati siswa yang jenuh, beberapa SMA di Bandar Lampung melakukan persiapan berbeda menghadapi ujian nasional (UN). Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 9 Bandar Lampung Bambang Suprapto dan Kepala Sekolah Yayasan Pendidikan (YP) Unila Pitoewas menyatakan hal tersebut, Senin (15-3).
Bambang mengatakan berdasarkan masukan dari guru bimbingan konseling, sekolahnya mengubah pola belajar, terutama sejak awal Maret lalu. "Kami khawatir anak-anak kelelahan dalam belajar. Makanya, kami mengubah pola pembelajaran demi kebaikan anak," kata dia.

Perubahan yang dimaksud sejak awal bulan ini, tepatnya 3 Maret lalu, sekolahnya hanya memberikan mata pelajaran yang akan diujikan pada UN kepada siswa. Menurut Bambang, hal ini bukan berarti menyisihkan mata pelajaran non-UN. Sebab, walau bagaimanapun mata pelajaran tersebut nantinya juga akan diujisekolahkan.

"Pola sebaliknya akan kami lakukan setelah UN berakhir. Nantinya mata pelajaran US (uji sekolah) yang akan kami utamakan, sementara yang UN ditiadakan," kata dia. Strategi serupa juga diterapkan oleh SMA YP Unila. Pitoewas menyatakan sekolahnya memprioritaskan mata pelajaran UN sejak Januari tahun ini.

"Polanya juga kami balik. Pagi hari mereka mendalami mata pelajaran UN, sedangkan sore hari kami berikan mata pelajaran yang diujisekolahkan," kata dia.

UN Lamsel

Sementra itu, sebanyak 7.561 siswa SMA/SMK/MA sederajat di Kabupaten Lampung Selatan akan mengikuti UN pada 22-26 Maret. Sedangkan untuk siswa SMP/MTs, pelaksanaan UN digelar 29-31 Maret. Sementara itu, di tingkatan SD/MI, UASBN akan dilaksanakan pada 4-6 Mei mendatang.

"Untuk siswa SMA dan MA, UN dilaksanakan 22 hingga 25 Maret. Sedangkan UN untuk SMK 22-26 Maret," kata Andriyani, kabid Dikmen Disdikpora Lamsel, di ruangannya, Senin (15-3).

Dia menjelaskan pelaksanaan UN tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Tahun ini ada ujian susulan dan ujian ulangan. Ujian susulan digelar bagi siswa yang tidak bisa mengikuti pelaksanaan UN dengan alasan siswa sakit atau kecelakaan saat pelaksanaan UN. Sedangkan UN ulangan untuk siswa yang tidak lulus mengikuti UN.

Untuk pelaksanaannya, UN susulan SD/MI pada 10-12 Mei, SMP/MTs pada 4-8 April, dan SMA/SMK/MA pada 29-31 Maret. Kemudian, UN ulangan untuk SMP/MTs pada 17-20 Mei, SMA/SMK/MA dan sederajat pada 10-14 Mei. "UN tahun ini sedikit berbeda dengan tahun lalu. Jika siswa yang mengikuti ujian ulangan tidak lulus, siswa tersebut diwajibkan mengikuti sekolah paket C," kata Andriyani. (WAN/MG14/S-2)

Sumber: Lampungpost.Com

Berita Pendidikan Lainnya...

Direktori Sekolah Info Beasiswa Solusi Pendidikan Promo Tahukah Kamu? Hiburan Tutorial Karir Iklan Baris