UI Bangun Rumah Sakit dan Gedung Senilai Rp 1,4 Triliun

6 Oktober 2011 Berita Pendidikan


DEPOK - Universitas Indonesia akan membangun rumah sakit dan gedung perkuliahan rumpun ilmu kesehatan di kampus UI, Depok. Gedung tersebut akan dibangun empat blok di atas lahan seluas 55 ribu meter dengan biaya sekitar Rp 1,4 triliun. Dana itu berasal dari pinjaman Japan International Corporation Agency (JICA) dan pemberian dari pemerintah

"Ini akan menjadi RS pendidikan kelas dunia, yang tidak hanya akan menjadi laboratorium raksasa dalam bidang kesehatan, tapi juga menjadi model RS yang berkualitas baik di regional bahkan dunia," kata Rektor UI, Gumilar Rusliwa Somantri, dalam rilis yang diterima Tempo, Senin, 3 Oktober 2011

Pada tahap pertama, pembangunan tersebut rencananya rampung pada Juni 2012. Dalam pembangunan tahap pertama ini, UI akan membangun gedung-gedung fakultas yang berada di bawah rumpun ilmu kesehatan, seperti Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Farmasi.

"Dana Rp. 1,4 triliun dari JICA. tiang pancangnya sudah diresmikan tadi pagi. Jadi nanti Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi yang di kampus Salemba, akan pindah ke kampus UI Depok. Semuanya akan terintegrasi," kata Sekretaris Rektor UI, Devi Rahmawati, saat dihubungi Tempo.

Selanjutnya, pada Februari 2012, UI akan mulai membangun gedung rumah sakit. Pembangunan tahap pertama RS ini akan menampung 150 dental unit, 300 ranjang untuk rawat inap, pusat pelayanan medis, dan lainnya

"Untuk tahap I ini targetnya akan rampung pada Desember 2012. Sedangkan untuk pengadaan alatnya, ditargetkan akan rampung pada 2013," kata Devi

Rumah sakit rencananya mulai beroperasi pada akhir 2013. Rumah sakit tersebut ditujukan untuk sarana pendidikan dokter umum, perawat, dokter gigi, apoteker, dan sarjana kesehatan masyarakat kelas dunia.

"Pembangunan tahap II akan dilakukan pada tahun 2014. Jadi keseluruhan pembangunan ini kami targetkan akan rampung pada 2016 dari target sebelumnya 2018, agar bunga pinjamannya tidak tinggi," ungkapnya

Menurut Devi, dana pinjaman tersebut nantinya akan dibayar pemerintah. Dengan adanya fasilitas tersebut, diharapkan bidang pendidikan life science UI akan menempati posisi 100 besar dunia.

"Pembangunan ini diharapkan juga akan mengantarkan UI masuk jajaran 150 dunia di antara 6.000 perguruan tinggi terkemuka dunia," tandasnya

Sumber: tempointeraktif.com