Uang Pungutan Siswa Baru Akan Dikembalikan

9 Agustus 2011 Berita Pendidikan


JAKARTA - Menteri Pendidikan Nasional M.Nuh menyatakan pungutan yang ditarik dari siswa baru tahun ajaran 2011/2012 akan dikembalikan. Hal itu, menurut Nuh, akan diatur dalam peraturan yang direncanakan selesai dibuat pekan depan. "Kami masih menunggu pembahasan sampai pekan depan bagaimana mekanismenya," ujar Nuh dalam keterangan pers di kantor Kementerian Pendidikan Nasional, Senin 1 Agustus 2011.

Hasil investigasi yang dilakukan Kemendiknas, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan terungkap bahwa banyak terjadi pungutan terhadap siswa baru di jenjang Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan. Dari 9 jenis pungutan itu ditemukan pungutan untuk seragam sekolah paling banyak terjadi hampir di seluruh provinsi.

Sedangkan pungutan terbesar kedua di tingkat SD dan SMP ada pada uang buku/lembar kerja siswa. Angkanya berturut-turut yaitu 14,2 persen untuk SD dan 9,7 persen untuk SMP. Untuk siswa tingkat SMA dan SMK terungkap pungutan terbesar kedua adalah 30,1 persen dan 34,3 persen.

Dari 9 jenis pungutan yang ada, pungutan Sumbangan Penyelenggaraan Pendidikan (SPP) untuk pendidikan dasar juga merupakan terbesar. Padahal pungutan tersebut tidak dibenarkan. Sebab, seharusnya keseluruhan biaya itu sudah dipenuhi oleh dana Bantuan Operasional Sekolah. "SPP itu haram, sangat dilarang," ucapnya.

Sumber: kompas.com