Berita Pendidikan
2 November 2009

Tunjangan 1.300 Guru Honorer Tersendat

BANYUMAS-Para guru honorer di Kabupaten Banyumas, harus bersabar entah sampai kapan. Hal ini terkait dengan masalah pembayaran tunjangan fungsional tahun 2008 yang ternyata sangat seret. Bahkan untuk tahun 2009 ini, belum sekalipun para guru honorer tersebut menerima tunjangan fungsional.

"Jadi sudah 10 bulan ini, pembayaran tunjangan itu tertunda. Saya tidak tahu kenapa bisa begitu," kata Yusron, seorang guru honorer di SMA swasta Kecamatan Sokaraja, kemarin. Dia meyakini, belum dibayarnya tunjangan bagi para guru honorer sangat menyulitkan kehidupan keluarga mereka. Diakui, besarnya tunjangan yang disalurkan dari APBD Banyumas tersebut, memang tidak seberapa, yakni senilai Rp 200 ribu per bulan. Namun menurutnya, uang sebesar itu sangat berarti bagi kehidupan keluarga para guru honorer.

Jumlah guru honorer di Kabupaten Banyumas yang mendapat tunjangan fungsional dari APBD ini sekitar 1.300 orang. Mereka adalah para guru non-guru bantu, yang bekerja di sekolah-sekolah swasta. Karena itu, banyak di antara mereka yang sudah bekerja sebagai guru selama puluhan tahun.

Terkait dengan kondisi ini, Ketua PGRI Banyumas Takdir Widagdo, mengaku sangat prihatin dengan kondisi para guru honorer tersebut. Dia mengaku, sebelumnya memang sudah banyak menerima keluhan dari para guru tentang pembayaran tunjangan fungsional dari Pemkab yang tersendat. wid

Sumber: Republika Online

Berita Pendidikan Lainnya...

Direktori Sekolah Info Beasiswa Solusi Pendidikan Promo Tahukah Kamu? Hiburan Tutorial Lowongan Iklan Baris