Tingkatkan Mutu Pendidikan, Guru Kini Dituntut untuk Lebih Kreatif dan Inspiratif

22 Oktober 2016 Berita Pendidikan


Di era modern seperti sekarang ini, hadir dan mengajar saja tidaklah cukup bagi seorang guru untuk meningkatkan mutu para peserta didiknya. Selain dituntut lebih kreatif, guru juga sebaiknya dapat menciptakan suasana kelas menjadi pembelajaran yang efektif.

Dalam hal tersebut, Indonesia Bermutu (IB) memiliki komitmen dan kepedulian yang kuat terhadap berbagai upaya peningkatan mutu pendidikan terutama mutu guru. Salah satu caranya ialah dengan menyelenggarakan Klinik IB bulanan di salah satu sekolah laboratorium IB, Al-Iman Citayam, Bojonggede, Bogor, Jawa Barat.

Di Klinik IB sendiri, para guru dididik ilmu mengenal guru dan murid, kurikulum, pembelajaran, penilaian, dan penelitian. Dala klinik IB kali ini, khusus mendiskusikan penilaian pendidikan bermakna dengan narasumber pendiri Indonesia Bermutu Deni Hadiana.

Deni mengatakan bahwa saat ini memang terlihat berbagai panduan yang ditetapkan Pemerintah harus memaksa guru lebih kreatif dan inspiratif dalam mengembangkan dan menyempurnakannya sesuai dengan kondisi kekinian di ruang kelas yang senantiasa hidup dan dinamis.

Seperti contohnya kala sekolah dan guru saat ini diberi kewenangan untuk menentukan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM): mau satu KKM untuk satu sekolah, KKM rumpun mata pelajaran, atau KKM setiap mata pelajaran.

Tentu dalam hal ini Deni menyarankan agar guru dan juga sekolah lebih berani melakukan inovasi serta kreativitas di ruang kelas dan paling penting tidak mengesampingkan proses pembelajaran serta penilaian.

Oleh: Faqih F

(Dikutip dari berbagai sumber)