Tingkat Kurangnya Tenaga Guru SD Semakin Tinggi

11 November 2014 Berita Pendidikan


Saat ini, pemerintah belum bisa mengatasi kurangnya guru PNS untuk tingkat Sekolah Dasar. Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Sulistiyo, mengatakan bahwa Indonesia memerlukan sekitar 400.000 orang guru, terutama untuk tingkat SD. Ia juga mengatakan, diprediksikan jumlah guru SD yang akan pensiun meningkat pada tahun 2015. Sementara untuk tingkat SMP dan SMA sudah cukup.

Kekurangan guru SD hampir merata di seluruh provinsi dan kabupaten, terutama pada daerah - daerah yang terpencil. Seperti pada Kabupaten Malang membutuhkan 2.800 guru SD, Kabupaten Bangkalan butuh sebanyak 3.000 orang guru, dan masih banyak daerah lain. Diperkirakan hamper 95% wilayah Indonesia membutuhkan tenaga guru SD.

Selain kurangnya jumlah guru, menurut Sulistyo, kualitas guru juga perlu diperhatikan. Sebab ada kejadian, karena keperluan guru SD yang sangat tinggi sehingga guru - guru lulusan SLTA sudah diterima mengajar. "Sekarang kualitas sangat penting, karena itu pendidikan para guru juga menjadi perhatian kami." jelasnya.

Ketua PGRIS Papua, Nomensen Mambraku, mengatakan, terdapat 23.000 guru di Papua, namun hanya 5.000 guru saja yang berpendidikan strata I.

Dampak dari kekurangan guru SD ini sangat luar biasa. Kepala sekolah dengan gampang mengangkat guru-guru SD honorer. Kondisi ini sangat merugikan negara. Sebab guru-guru honorer tersebut selalu minta untuk diangkat langsung menjadi CPNS karena merasa sudah mengabdi lama.

Untuk itu, Sulistiyo berharap, pemerintah segera menyiapkan pengganti guru - guru SD yang memasuki masa - masa pensiun massal.

Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)