Tingkat Kelulusan Nol Persen, Sekolah Akan Dilebur

30 Mei 2011 Berita Pendidikan


JAKARTA - Kementerian Pendidikan Nasional mengusulkan sekolah-sekolah menengah yang siswanya seratus persen tidak lulus untuk melebur ke sekolah menengah terdekat.

"Tidak mungkin ditutup, nanti nasib murid-muridnya gimana?" kata Dirjen Pendidikan Menengah, Baedhowi, mengenai nasib lima SMA swasta yang seratus persen siswanya tidak lulus, saat ditemui di Sampoerna Strategic Tower, Sudirman, Jakarta Pusat, 28 Mei 2011.

Baedhowi menyatakan sekolah-sekolah dengan tingkat kelulusan nol persen akan diperiksa kembali. "Ada kemungkinan mereka terjebak pada bocoran soal yang salah," kata Baedhowi mengenai salah satu kemungkinan penyebab.

Tahun lalu, ada kasus serupa. Dalam kasus itu, para pelajar terpatok pada kunci jawaban yang salah. "Namun, ketika kita uji ulang, tingkat kelulusannya meningkat," kata Baedhowi.

Ia juga menyatakan ada kemungkinan lain berkaitan dengan kondisi dan situasi sekolah. Berdasarkan pengamatan dan pengumpulan data, ia menyatakan sekolah-sekolah yang siswanya tidak lulus seratus persen tidak memiliki fasilitas yang memadai, seperti sarana laboratorium dan perpustakaan. "Guru-gurunya juga ada yang tidak mempunyai gelar S1," kata Baedhowi.

Kini, Kementerian Pendidikan Nasional terus melakukan pengawasan terhadap kualitas tiap sekolah melalui proses akreditasi tiap lima tahun. Baedhowi menyatakan kami tidak dapat memantau semuanya, karena ini merupakan tanggung jawab dari setiap pemerintah daerah setempat.

Sumber: tempointeraktif.com