Berita Pendidikan
10 September 2009

Tinggi Peminat Fakultas Keguruan di Ende

ENDE - Jumlah peminat untuk Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan atau FKIP Universitas Flores, di Kabupaten Ende, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur tahun ini begitu tinggi.

Dari jumlah keseluruhan mahasiswa baru Uniflor (5 fakultas) tahun 2009 sebanyak 2.771 mahasiswa, sedangkan mahasiswa baru di FKIP mencapai 1.700 mahasiswa (61,34 persen).

FKIP sejak dibuka tahun 1980 sampai kini memang merupakan fakultas favorit yang paling banyak diminati masyarakat. Rata-rata tiap tahun mahasiswa baru antara 1.000 samp ai 1.200 mahasiswa. Namun tahun ini mencapai 1.700 mahasiswa, kata Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Flores, Pius Pampe, Rabu (9/9), di Ende.

FKIP Uniflor memiliki 6 program studi (progdi), yakni Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Moral Pancasila, Matematika, Pendidikan Dunia Usaha (PDU), Sejarah, Fisika, dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

Sementara itu dari ke-6 progdi, yang paling besar peminatnya pada PGSD. Dari mahasiwa baru FKIP sebanyak 1.700 mahasiswa tahun ini, 1.000 mahasiswa di antaranya mengambil progdi PGSD (58,82 persen).

Progdi PGSD yang mulai dibuka tahun 2002 merupakan jenjang pendidikan diploma II (DII). Tahun ini baru dibuka PGSD untuk S1. Angkatan mahasiswa PGSD jenjang pendidikan DII baru berakhir tahun 2010.

Menurut Pius, besarnya minat masyarakat mengambil progdi PGSD dimungkinkan relatif tingginya kebutuhan tenaga PGSD, karena hingga tahun 2018 sebagian besar guru yang berijazah sekolah pendidikan guru (SPG) tamatan 1988/1989 pensiun.

Faktor lainnya, lulusan PGSD umumnya cepat terserap di dunia kerja, di samping besarnya perhatian pemerintah bagi guru honorer yang cepat diangkat menjadi PNS (pegawai negeri sipil). Selain itu juga banyak lulusan PGSD direkrut menjadi guru kami te sekolah, kata Pius.

Dekan FKIP Uniflor itu juga menyinggung, tingginya masyarakat Ende pada progdi PGSD, karena kebutuhan guru SD di wilayah ini relatif besar. Pasalnya hingga tahun 2018 sebanyak 2.600 guru SD pensiun.

Secara terpisah Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) Kabupaten Ende Frans Hapri mengatakan, kekurangan guru di lingkup Pemerintah Kabupaten Ende memang amat dilematis.

Karena kebutuhannya amat besar, akan tetapi pihak pemkab tidak memiliki kewenangan untuk merekrut tenaga guru. Rekrutmen guru PNS merupakan kewenangan pemerintah pusat. Rekrutmen paling tinggi untuk guru tahun 2004 sekitar 277 orang, sedangkan tahun ini cuma 90 orang, kata Frans.

Namun Frans juga mengatakan, kekurangan guru itu dapat diatasi antara lain lewat komite sekolah yang merekrut guru kontrak.

Sumber: regional.kompas.com

Berita Pendidikan Lainnya...

Direktori Sekolah Info Beasiswa Solusi Pendidikan Promo Tahukah Kamu? Hiburan Tutorial Karir Iklan Baris