Tanoto Foundation Gandeng UNICEF Buat Program Sekolah Satu Atap

18 Februari 2015 Berita Pendidikan


Upaya dalam memajukan pendidikan di Indonesia semakin ditunjukkan oleh berbagai macam lembaga peduli pendidikan. Baru-baru ini, Tanoto Foundation dan UNICEF menandatangani program kemitraan untuk mendukung penerapan program Sekolah Satu Atap (SATAP) di Bondowoso, Jawa Timur dan Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Sebanyak $ 100.000 atau sekitar Rp 1,26 miliar dihibahkan untuk terwujudnya program kerja sama ini. Program ini termasuk mengembangkan sekolah-sekolah SATAP dan meningkatkan kapasitas guru.

" Ini merupakan upaya Tanoto Foundation untuk mengentaskan kemiskinan melalui bidang pendidikan. Kami bekerja sama dengan UNICEF karena ada kesesuaian visi," ujar Sihol Aritonang, Ketua Pengurus Tanoto Foundation di Jakarta, Kamis.

Dia menjelaskan bahwa pada tahun 2012, Angka Partisipasi Murni (APM) tingkat SD sudah mencapai 95,6 persen, sedangkan APM SMP masih 77,7 persen. Ini merupakan tantangan karena masih 1,6 juta anak usia 13-15 tahun yang belum bisa berkesempatan untuk bersekolah di tingkat SMP.

"Satu juta di antaranya berada di pedesaan. Tanoto Foundation mencoba membantu memecahkan masalah ini dan sangat senang bisa ikut mendukung replikasi program SATAP di 11 sekolah binaan kami yang tersebar di Riau dan Jambi," jelasnya.

UNICEF menggunakan dukungan finansial ini untuk advokasi terhadap penentu kebijakan pendidikan di daerah, pihak pengelolaan SATAP, serta masyarakat sekitarnya serta melatih tenaga pendidik di SATAP dan menguatkan kapasitas daerah dalam merencanakan dan mengelola program SATAP.

Kemitraan yang berlangsung selama satu tahun ini mengusung sekolah satu atap yang terdiri dari SD dan SMP dalam satu kompleks. Sekolah ini dimaksudkan untuk membantu peralihan dari pendidikan tingkat SD ke SMP agar lebih terjangkau.

Oleh: Faqih F
(Dikutip dari berbagai sumber)