Taman Bacaan di Mal, Kemendiknas Siapkan Rp 70 - Rp 200 Juta

24 Februari 2010 Berita Pendidikan


JAKARTA, KOMPAS.com - Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) berencana mendirikan taman bacaan masyarakat di beberapa mal di kota-kota besar pada 2010.

Demikian disampaikan Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh usai membuka pameran edukasi Kompas Gramedia Fair di Senayan, Jakarta, Selasa (23/2/2010). Nuh mengatakan, dalam membangun keterjangkauan masyarakat terhadap buku, pihaknya akan bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan seperti Kelompok Kompas Gramedia dalam menyediakan buku murah dan membangun taman bacaan masyarakat di beberapa lokasi seperti di pusat-pusat keramaian.

"Kita mau mengembangkan keterjangkauan mulai dari biaya langsung seperti SPP atau yang terkait langsung mulai dari uang saku sampai biaya bukunya. Kalau kita bisa mengembangkan buku yang murah, ini merupakan bagian dari membangun keterjangkauan itu," ujar Nuh.

"Kita akan bekerjasama dengan penerbit, menyediakan buku yang terjangkau. Kita juga akan membangun perpustakaan, library corner di pusat keramaian, di mal-mal dan di taman bacaan di daerah-daerah," tambahnya.

Pada kesempatan sama, Direktur Pendidikan Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Non Formal dan Informal Kemendiknas Ella Yulaelawati, menambahkan, taman bacaan masyarakat yang akan dibangun di mal tersebut akan diisi dengan buku-buku yang menarik dan sesuai dengan gaya hidup pengunjung mal.

"Mal sudah dan akan jadi pusat kebudayaan, dan karena pengunjungnya kebanyakan remaja, makanya dilengkapi dengan guru kehidupan, dengan taman bacaan," ujarnya.

Dikatakan Ella, pihaknya akan menyediakan dana awal untuk membangun taman bacaan di mal tersebut. "Kalau yang ini, Rp 70 juta, sekadar taman bacaan masyarakat. Kalau mau dikaitkan dengan kegiatan pendidikan lainnya, itu kita sediakan Rp 200 juta," katanya.

Mengenai kriteria mal, Ella mengatakan tidak ada kriteria khusus. Hanya, dibutuhkan mal yang berkomitmen dan memiliki pengurus yang mampu mengelola taman bacaan tersebut.

Sampai saat ini, kata Ella, di Jakarta baru lima mal yang setuju bekerjasama dengan Kemendiknas membuat taman bacaan. Mengenai kapan pastinya taman bacaan tersebut diresmikan, Ella menjawab, "Insya allah saat Hardiknas (Hari Pendidikan Nasional)," imbuhnya.

sumber: kompas.com