Syaratnya Pintar dan Sehat

18 Mei 2010 Berita Pendidikan


Pendidikan karakter seharusnya dilakukan sejak berada di bangku SD. Namun dalam pembentukan karakter ada syarat yang harus dimiliki oleh setiap individu, yakni, pintar dan sehat.
Hal ini diungkapkan Mentri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Prof M Noeh, saat menjadi keynote speaker pada Seminar Nasional dengan Tema Pendidikan Karakter di Gedung Auditorium Universitas Negeri Medan (Unimed), kemarin (15/5).
Lebih lanjut Noeh mengatakan antara pintar dan sehat tadi keduanya harus seimbang. Jangan ada yang berat sebelah. Karena jika pintar saja, tapi tak sehat itu juga percuma. Dan jika hanya sehat saja tapi tak pintar itu juga sama saja. Jadi keduanya harus dimiliki, jelasnya.

Noeh juga menegaskan, pendidikan yang seharusnya di berikan pada saat TK yakni pendidikan yang mengajak anak bermain. Bukan memberikan PR atau yang membuat si anak jadi selalu berat berfikir. Kalau di TK itu sudah diajarkan, seperti berhitung dengan keras dan diberi pula PR, itu sudah tidak benar, terangnya.

Menurut Noeh tak banyak negara yang memiliki jumlah penduduk dalam jumlah yang besar. Nah, di tahun-tahun ke depan, negara yang hanya memiliki jumlah penduduk yang rendah akan mengalami kegusaran. Karena sumber daya yang produktif akan berkurang, ujarnya.

Maka dari itu, sambungnya, Indonesia harus bersyukur menjadi satu dari empat negara di dunia yang memiliki jumlah penduduk yang cukup tinggi. Karena kita memiliki cukup banyak potensi bangsa yang produktif di masa-masa yang akan datang, katanya.

Seminar nasional tersebut dipimpin langsung oleh Rektor Unimed Prof Syawal Gultom. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian cenderamata kepada Mendiknas, berupa buku dengan judul Pendidikan Membentuk Karakter.

Syawal mengucapkan terimakasihnya atas kehadiran Mendiknas. Seminar ini juga diharapkan bisa berjalan dengan baik, dan semua yang hadir dapat mengikutinya dengan kondusif. Karena tujuan dari seminar ini adalah memberikan sesuatu yang penting bagi kita semua, katanya.
Seminar tersebut juga dipadati oleh peserta seminar yang berasal dari berbagai kalangan. Seperti, akademisi, mulai dari guru hingga mahasiswa. Seminar tersebut juga menghadirkan Anggota DPD RI Prof Hj Darmayanti Lubis. (saz)

Sumber: Hariansumutpos.Com