Sumbang Buku, Ajak Anjal Gemar Membaca

4 Juni 2010 Berita Pendidikan


Memberi pemahaman langsung tentang pentingnya budaya minat baca, khususnya kepada anak jalanan, bukan pekerjaan mudah. Butuh tindakan langsung agar dapat membuat anak-anak tersebut merasa dicontohkan, sehingga terbangun kenginan tinggi mereka untuk gemar membaca.

Demikian dikatakan Andrew Whitmars, National Service Manager Wall Street Institute (WSI) Indonesia, di sela penyerahan buku-buku sumbangan WSI kepada Yayasan Sahabat Anak, di kawasan Prumpung, Jakarta Timur, Kamis (3/6/2010). Buku-buku tersebut, kata dia, merupakan sumbangan siswa-siswi WSI yang dikumpulkan dalam program yang mereka sebut Book Drive.

"Harapan kami anak-anak jalanan bisa mendapatkan akses kepada ilmu pengetahuan sehingga membantu mereka membuka wawasannya," ujar Andrew.

Sementara menurut Head of Marketing WSI Grace Chandra, pihak WSI sendiri tergerak untuk memobilisasi siswanya mengumpulkan buku-buku bekas yang masih bisa dimanfaatkan. Sejak dikomunikasikannya program Book Drive pada 1 April 2010, sambutan siswa ternyata sangat positif dan terkumpul sekitar 1000 buku berupa buku pelajaran bahasa Inggris, buku novel, buku pelajaran sekolah, dan majalah untuk disumbangkan.

"Buku-buku ini diharapkan dapat melengkapi koleksi buku yang mencerdaskan di perpustakaan ini," kata Grace.

Adapun berjalannya program ini merupakan buah pengalaman salah seorang pengajar WSI sendiri, yaitu Johanna Clapper. Johanna secara sukarela menyumbangkan waktu dan tenaganya untuk mengajar bahasa Inggris setiap minggu di Sahabat Anak.

Menurut Johanna, dari interaksinya yang intens, diketahuinya bahwa yayasan tersebut membutuhkan perpustakaan untuk mendukung kegiatan belajar mengajarnya yang umumnya adalah anak-anak jalanan.

"Mereka berhak mendapat perhatian dan dukungan seperti anak-anak lainnya," tutur Johanna, yang mengatakan sampai saat ini yayasan tersebut sudah memiliki delapan area kegiatan di Jakarta.

sumber: kompas.com