Studi ke Singapura, Rencanakan Sematang-Matangnya!

12 Januari 2010 Berita Pendidikan


JAKARTA, KOMPAS.com - Para siswa berpotensi yang memiliki ketertarikan belajar di luar negeri disarankan untuk memulai membuat perencanaan dan persiapan pendidikan yang matang sesuai jenjang pendidikan yang diharapkannya.

Tidak terkecuali, ketika para siswa menjadikan Singapura sebagai satu pertimbangan dan alternatif negara tujuan pendidikan mereka. Karena dengan pertimbangan jarak yang dekat, para siswa Indonesia masih mempunyai ketertarikan kuat melanjutkan peluang pendidikannya ke Singapura.

"Dengan kehadiran berbagai perpaduan institusi internasionalnya, para siswa dari Indonesia dapat menikmati serta memperkaya diri melalui suatu perjalanan belajar di Singapura," ucap Regional Director for ASEAN (Island) and Oceania-Singapore Tourism Board Chooi Yee Choong di sela IKPII-HSBC International Education Expo di Jakarta, Sabtu (11/1/2010).

Pameran yang digelar oleh Ikatan Konsultan Pendidikan International Indonesia (IKPII) adalah untuk kesepuluh kalinya. Pameran kali ini menghadirkan berbagai institusi pendidikan bukan hanya dari Indonesia, melainkan juga Singapura, Amerika Serikat, Belanda, Cina, Hong Kong, Inggris, Kanada, Jepang, Malaysia, Selandia Baru, dan Swiss.

Pada pameran ini, Singapura datang dengan mempromosikan institusi-institusi pendidikannya seperti At-Sunrice Global Chef Academy, Digipen Institute of Technology Singapore, Dimensions International College, Emaar International School, ERC Institute, First Media Design School, Informatics, James Cook University (Singapore Campus), Kaplan, MDIS, Raffles Design Institute, Singapore Institute of Management, SP Jain Center of Management, TMC Educational Group, dan Insworld School.

"Dan para siswa Indonesia mempunyai ketertarikan kuat untuk melanjutkan peluang pendidikannya di Singapura dengan beberapa faktor seperti jarak yang dekat, aman dan lingkungan bersahabat, dan siswa mendapat keuntungan terekspos di lingkungan global," ujar Area Director Eastern Indonesia-Singapore Tourism Board Lilian Chee.

Pada pameran ini, kata Lilian, institusi-institusi Singapura datang untuk menginformasikan berbagai bidang ilmu dan fasilitas belajar yang tersedia. Dia mengatakan, adalah hal yang layak untuk dipahami dan mencari tahu yang terbaik bagi setiap kebutuhan individu.

"Para siswa berpotensi yang memiliki ketertarikan untuk belajar di luar negeri disarankan untuk memulai membuat perencanaan dan persiapan pendidikan sesuai dengan jenjang pendidikan yang diharapkan," ujarnya.

Selama bertahun-tahun, lanjut Lilian, Singapura berkembang darisistem pendidikan dengan pengaruh Inggris yang tradisional menjadi sistem pendidikan yang bertujuan memenuhi kebutuhan individual dan pengembangan bakat secara moderen. Keunggulan sistem pendidikan di sana adalah pada kebijakanpemakaian dua-bahasa (bahasa Inggris, Melayu, Mandarin, serta Tamil) dengan kurikulum lengkap dan penuh semangat kewiraswastaan sebagai hal yang sangat diutamakan.

Lilian menambahkan, para individu akan menunjukkan bakat-bakat yang berkaitan satu sama lain dan kemampuan untuk bertahan dalam lingkungan yang penuh dengan persaingan, sehingga perlu dipersiapkan untuk sebuah masa depan yang lebih cerah.

"Kehadiran berbagai institusi internasional dengan kualitas tinggi dan sistem pendidikan yang kokoh, serta satu bangsa yang percaya bahwa pendidikan merupakan investasi, maka bersama ini kami menawarkan para siswa di sini dan seluruh dunia sebagai perjalanan yang kaya dan penuh dengan pembelajaran," ujarnya.

sumber: kompas.com