SNMPTN 2015: Paguyuban Rektor Se-Jatim Tidak Lagi Bergantung Nilai UN

30 Januari 2015 Berita Pendidikan


Paguyuban Rektor PTN se-Jawa Timur yang beranggotakan 10 Rektor ini menyatakan bahwa tidak lagi tergantung pada hasil Ujian Nasional (UN) untuk jalur undangan atau Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Ketua Paguyuban Rektor PTN se-Jatim Prof.Dr.H Fasich Apt sekaligus rektor Unair Surabaya itu mengungkapkan bahwa PTN di Jawa Timur tidak akan tergantung pada UN lagi. Didampingi sejumlah rektor PTN se-Jatim dalam pertemuan yang membahas SNMPTN, UN, dan respons terhadap polemik KPK-Polri, di antaranya Unesa, ITS, UPN Veteran Jatim (Surabaya), Unej (Jember), Unijoyo (Bangkalan), Unibraw, dan UM (Malang).

Rektor Unesa Prof Warsono selaku tuan rumah pada penyelenggaraan pertemuan ini menegaskan bahwa PTN se-Jatim sudah menerapkan pola seleksi masuk PTN yang lebih objektif yakni peringkat nilai SMA untuk menentukan kuota sekolah guna menerima siswa sesuai nilai dan prestasi siswa.

"Kalau kami menggunakan UN, tapi kementerian tidak menggunakan, tentu akan terjadi dualisme, apalagi UN itu hanya menilai kompetensi, sedangkan kami sudah lama menggunakan penilaian prediksi," paparnya.

Tidak hanya itu, PTN se-Jatim juga masih menerapkan standarisasi ke-Indonesia untuk menerima siswa dari seluruh provinsi secara merata.

"Kami tidak akan menyamakan nilai siswa di Papua dengan Jatim, tapi kami punya keberpihakan secara adil," jelasnya.

Berbicara mengenai daya tampung mahasiswa baru (Maba), Institut Teknologi Surabaya belum menentukan kuota di tahun 2015. Namun diperkirakan kuota akan menurun sekitar 5% dari sebelumnya di 2014.

Rapat itu juga dihadiri oleh para rektor dari UPN Veteran yang merupakan PTN baru.

"Kami memiliki kuota mahasiswa baru sebanyak 4.000 orang yang akan diterima pada 21 prodi pada enam fakultas yang ada, tapi kami belum mengikuti SNMPTN untuk tahun ini, karena kami masih akan magang SBMPTN ke Unair dulu," jelas Rektor UPN Veteran Jatim di Surabaya, Prof Dr Ir H Teguh Soedarto MP.

Lalu, dengan bertambahnya 8 prodi baru pada SNMPTN 2015 ini, Unesa mengalami peningkatan kuota mahasiwa baru hingga 523 orang.

"Kuota mahasiswa baru kami meningkat dari 5.254 orang pada SNMPTN 2014 menjadi 5.777 orang pada SNMPTN 2015," kata Kepala Humas Unesa Dr Suyatno MPd.

Oleh: Faqih F
(Dikutip dari berbagai sumber)