SMK 1 Situbondo Rakit Komputer Ac/DC

24 Februari 2012 Berita Pendidikan


SITUBONDO - Inovasi para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) seakan tiada habisnya. Buktinya, SMK Negeri 1 Situbondo, Jawa Timur, mampu menciptakan dan memproduksi personal computer (PC) Trainer. Tahun 2012 ini, produk PC Trainer itu diproyeksikan akan disebar ke sekolah-sekolah terpencil di Kabupaten Situbondo.

Kepala SMK Negeri 1 Situbondo Umar Said mengatakan, para siswanya sengaja menciptakan PC Trainer yang multifungsi dan serbaguna, dengan tujuan mempermudah sekolah-sekolah terpencil yang belum tersentuh dengan jaringan listrik. "Kami sengaja mendesain PC Trainer ini dengan AC/DC sehingga nantinya juga bisa digunakan di sekolah-sekolah terpencil yang belum ada jaringan listrik," katanya, Kamis (23/2/2012).

Menurutnya, SMKN 1 Situbondo sudah melakukan uji coba kemampuan siswanya dalam merakit PC dengan menggunakan daya accu. Hasilnya, PC Trainer mampu menyala hingga 10 jam dengan accuberdaya 60 ampere.

"PC Trainer bisa digunakan untuk mengajari siswa di sekolah terpencil tentang komputer. Sekarang tinggal respon dari Pemkab Situbondo, untuk mengembangkan keahlian anak didik kami ini," imbuhnya.

Ia menambahkan, selain untuk pembelajaran siswa lewat praktik, pembuatan PC Trainer juga menjadi mesin pendapatan sekolah. Tahun 2011 lalu , SMKN 1 Situbondo sudah menjual produk PC Trainer dengan jumlah mencapai 50 unit. Yang memesan tak hanya dari Situbondo, yang paling banyak pemesannya justru dari Banyuwangi, Blitar, bahkan sekolah di Lombok NTB. Harga tiap unit PC Trainer Rp 10 juta. Dari harga segitu, pihak sekolah mampu meraup keuntungan hingga 50 persen, karena biaya untuk pembelian spare part tiap unit PC hanya sekitar Rp 5 juta.

Dalam pembuatan PC Trainer, pihak SMKN melibatkan siswa dari kelas I hingga kelas III dari empat jurusan yang berbeda, seperti Teknik Elektro Industri, Komputer Jaringan, Arsitektur, dan jurusan Kria Logam. Masing-masing jurusan memiliki peranan dalam pembuatan PC Trainer, mulai merakit, mendesain stan, hingga pembuatan stan PC.

"Dalam pembuatan PC Trainer ini, para siswa dibagi dalam kelompok-kelompok, setiap kelompok mempunyai anggota sebanyak lima siswa. Sedangkan dalam seminggu kami bisa merakit sebanyak 2 unit PC Trainer," kata Setia Tri Ningsih (17), siswi SMKN 1 Situbondo.

Ningsih menjelaskan, dalam mengerjakan PC dirinya tidak menemukan kendala berarti. Kesulitan biasanya hanya terjadi pada pengeboran akrilik 0,5 cm untuk tempat LCD Trainer dan perangkat komputer lainnya. "Dengan PC Trainer, bisa memudahkan siswa belajar tentang komputer. Karena semua pirantinya bisa dilihat, harddisk, motherboard, unit PSU dan perangkat lainnya," tukasnya.

Sumber: kompas.com