SMA Negeri 2 Raih Nilai IPA Tertinggi Se-Jawa Timur

27 April 2010 Berita Pendidikan


Halaman Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Sidoarjo sejak pagi lengah. Tak ada hiruk pikuk. Seluruh siswa kelas X dan XI mengikuti pelajaran di ruang kelas masing-masing. Tak ada satupun siswa kelas XII berada di sekolah itu. Padahal, hari ini, Senin (26/4) adalah pengumuman kelulusan siswa SMA. Apalagi Dinas Pendidikan Jawa Timur menyebutkan SMA Negeri 2 Sidoarjo merupakan sekolah yang rata-rata nilai IPA-nya tertinggi se Jawa Timur. "Seluruh siswa kelas XII dilarang ke sekolah," kata Kepala SMA Negeri 2 Sidoarjo, Sulaiman Suwarto.

Pengumuman kelulusan, katanya, dikirimkan langsung ke alamat rumah masing-masing siswa. Ia juga melarang seluruh siswanya melakukan aksi corat-coret seragam sekolah maupun konvoi keliling kota. Ia justru menyarankan para siswa menyumbangkan seragam tersebut untuk siswa tak mampu.

Menurut dia, prestasi SMA Negeri 2 Sidoarjo sebagai sekolah dengan nilai rata-rata jurusan IPA tertinggi Jawa Timur tak serta merta diraih dengan cepat. Sebab tahun 2009, pretasi belajar siswa SMA Negeri Sidoarjo biasa-biasa saja. Sejak Sulaiman dimutasi dari Kepala SMA Negeri Gedangan ke SMA Negeri 2 Sidoarjo Februari lalu berbagai perubahan dilakukan. Termasuk cara berkomunikasi dengan siswa. "Kuncinya komunikasi antara siswa, guru, dewan sekolah dan wali murid," katanya.

Kata dia, sebelum pelaksanaan ujian, sekolah melakukan pemantapan pelajaran ujian nasional. Pemantapan dilangsungkan setiap pekan selama empat hari. Masing-masing pertemuan dilakukan selama satu jam, usai jam pelajaran sekolah. Jika siswa kurang memahami pelajaran di dalam kelas diberikan kebebasan untuk diskusi dengan guru usai jam sekolah. Program seperti ini juga mulai dilaksanakan untuk siswa kelas X dan XI.

Selama pemantapan berlangsung, kata dia, daya serap pelajaran para siswa tergolong tinggi. Seperti yang diamatinya terhadap sejumlah siswa peringkat lima besar. Mereka rata-rata diterima di perguruan tinggi negeri terkemuka. Seperti Geofani, siswa yang rutin langganan peringkat ke tiga di sekolah ini lolos seleksi ujian masuk Universitas Airlangga Surabaya dan Universitas Gajah Mada Yogyakarta.

EKO WIDIANTO

Sumber: Tempointeraktif.Com