Berita Pendidikan
7 September 2009

SMA N 1 Tanjungbatu Butuh Lab Komputer

Meski mengaku telah mendapatkan bantuan berupa Dana Block Grand yang merupakan program peningkatan mutu SMA dari dana APBN untuk melakukan rehabilitasi terhadap ruang kelas dengan penambahan laboratorium fisika, namun SMA Negeri 1 ini mengaku masih membutuhkan dana untuk pembangunan kemnbali laboratorium Komputer dan Laboratorium bahasa.

Hal ini diungkapkan kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tanjung Batu, saat ditemui diruang kerjanya, Jumat (4/9).

Menurutnya, saat ini SMA Negeri 1 telah sibuk melakukan rehabilitasi terhadap 2 kelas belqajar at5as bantuan dana dari program Dana Block Grand yang diperuntukkan pembangunan laboratorium fisika, juga bantuan program peningkatan mutu SMA.

Bukan itu saja, dari dana block grand tersebut kini SMA Negeri 1 Tanjung Batu tengah mempersiapkan sekolah yang berstandar SSN. "Kita bersyukur telah banyak menerima bantuan yang kita peruntukkan bagi pembangunan laboratorium fisika juga dapat bantuan program peningkatan mutu SMA,". ujarnya.

Hingga terselenggaranya kegiatan, seperti baru saja kita slesai menyelenggarakan pesantran kilat minggu yang pembiayaan nya dari program sekolah gratis melalui kegiatan osis sebesar 1,5 juta dana yang dikeluarkan,

Dilanjutkannya,sebelumnya untuk mendapatkan suntikan dana tersebut pihak sekolah telah mengajukan proposal ke bagian dinas mutu pendidikan SMA di pendidikan tingkat I hingga keluarlah kucuran dana dengan pembagian Rp 50 juta diperuntukkan untuk rehab bangunan laboratorioum IPA sebesar Rp 150 juta. dana ini dibagi,yaitu sebesar 100 juta untuk pembangunan gedung, 200 juta untuk mobiler dan instalasi listrik dan 30 juta untuk peralatan praktiokum.

Diceritakan Kepsek kalau Block Grand merupakan dana bantuan dari pemerintah berguna untuk program peninhkatan muitu SMA atas biaya dari dana APBN yang dikelola langsung oleh dinas TK I. "Untuk mendapatkan dana ini semua SMA se Sumsel harus mengajukan profosal ke bagian pendidikan mutu SMA di Pendidikan TK UI bila terseleksi maka diadakan work shop bagaimana cara penggunaan dari dana tersebut," tukas kepsek.

Dilanjutkannya, kalau Syarat sekolah tersebut dapat diperhitungkan dan layak kategori yakni bila kelayakan SMA tersebut dari segi luas tanah, dari segi kebutuhan yang mendesak, dan harus punya akta tanah dan harus ada aktanya.

Meski saat ini SMA Negeri 1 Tanjung Batu tengah giat melakukan rehab, namun kepsek mengakui kalau sekolah tersebut masih bayak kekurangan.
"Kami masih butuh dari program tingkat mutu SMA untuk di Tingkat I berupa pembangunan sebuah lab komputer beserta isi, 1 ruang PSB (Pusat Siswi Mengajar/ TIK beserta alat). lalu 1 unit laboratorium bahasa yang diharapkan untuk tahun depan karena menujun ke SSN pada 2011 dengan mengikuti akreditasi sekolah 2010 maka memerlukan beberapa sarana dan prasarana tersebut," tukasnya.

Saat ini SMA Negeri 1 Tanjung Batu telah memiliki 449 siswa dengan 38 tenaga pengajar. dan Sekolah ini berdiri sejak tahun tahun 1999 lalu. Hafizul Ahkam

Sumber: Sriwijaya Post (sripoku.com)

Berita Pendidikan Lainnya...

Direktori Sekolah Info Beasiswa Solusi Pendidikan Promo Tahukah Kamu? Hiburan Tutorial Karir Iklan Baris