Siswa Peraih Ujian Nasional Tertinggi Susah Urus Beasiswa

28 Mei 2014 Berita Pendidikan


Mendapatkan nilai tertinggi dalam Ujian Nasional (UN) tidak menjadi jaminan bahwa akan mudah untuk masuk ke perguruan tinggi. Hal ini dialami oleh seorang siswa yang bersekolah di SMKN 1 Denpasar, Bali yang telah dinyatakan lulus Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) yang diumumkan pada hari Selasa, 27 Mei 2014.

Siswa yang bernama Dyan Putri ini mengalami hambatan dalam mengurus beasiswa. Orang tua Dyan mengaku bersyukur karena anaknya diterima di Universitas Udayana (UNUD) jurusan psikologi. Dyan mengaku kalau UNUD merupakan pilihan pertamanya.

Lebih lanjut orang tua Dyan mengakui setelah anaknya lulus, dia sempat mencoba mencari tahu syarat untuk mengajukan beasiswa di UNUD. Dengan harapan agar biaya kuliah Dyan ditanggung pemerintah sehingga meringankan tanggungan orang tua, apalagi Dyan adalah satu dari lima bersaudara.

Berdasarkan keterangan dari orang tua Dyan, untuk mendapatkan beasiswa pihak UNUD meminta agar Dyan menyertakan keterangan sebagai peraih nilai Ujian Nasional tertinggi di Bali dengan nilai 38,32 atau rata-rata 9,58. Orangtua Dyan pun mencoba meminta surat keterangan atau piagam ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bali.

"Saya sudah ke Disdikpora Bali agar Dyan bisa dapat surat keterangan atau piagam yang menyatakan sebagai siswa peraih UN tertinggi," kata orangtua Dyan. Namun ternyata Disdikpora mengaku tidak mengeluarkan surat keterangan semacam itu. Orang tua Dyan sangat berharap anaknya mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di UNUD.

Sementara itu Kadisdikpora Bali TIA Kusuma Wardhani ketika dihubungi kemarin mengaku tidak ada surat dari Disdikpora untuk menyatakan siswa bersangkutan meraih Ujian Nasional tertinggi di Bali.

Oleh: Indra K
(Dikutip dari berbagai sumber)