Sinar MAS Beri Akses Kaum Miskin ke PT

28 September 2010 Berita Pendidikan


JAKARTA - Kementerian Pendidikan Nasional memberikan penghargaan Anugerah Peduli Pendidikan bagi perusahaan dan kelompok perusahaan yang memiliki program tanggung jawab sosial di bidang pendidikan yang terbukti berdampak besar. Salah satu penerima penghargaan tersebut adalah Sinar Mas, melalui program-program seperti beasiswa perguruan tinggi dan peningkatan mutu sekolah.

"Salah satu target Kemdiknas adalah meningkatkan kesempatan masuk perguruan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga ekonomi lemah. Tahun 2009, kita berhasil meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) kelompok ini menjadi 6,19 persen atau naik sekitar dua persen dari tahun sebelumnya. Target selanjutnya adalah APK 10 persen. Salah satu caranya adalah mendorong peran sektor swasta melalui kegiatan CSR, ungkap Mendiknas Mohammad Nuh.

Komentar Mendiknas tersebut sangat sejalan dengan strategi program CSR Sinar Mas yang dilakukan di unit-unit usaha Sinar Mas ataupun melalui Eka Tjipta Foundation (ETF).Kami fokus pada bidang-bidang strategis yang bermanfaat untuk keberlangsungan usaha dan masyarakat sekitar.

Salah satunya adalah dengan menyediakan beasiswa tingkat universitas, seperti Beasiswa Tjipta Sarjana Bangun Desa (TSBD) yang telah dinikmati oleh lebih dari 2.000 mahasiswa dan Beasiswa Tjipta Pemuda Bangun Bangsa (TPBB), khusus untuk peraih olimpiade sains internasional, papar G Sulistiyanto, Managing Director Sinar Mas dan Ketua Umum Eka Tjipta Foundation.

Beasiswa TSBD terbuka bagi mahasiwa berprestasi dari seluruh Indonesia dan diutamakan bagi mereka yang berasal dari keluarga tidak mampu. Setelah lulus, penerima beasiswa diwajibkan kembali ke tanah kelahiran mereka untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah.

Penerima beasiswa
TPBB khusus bagi mereka para juara olimpiade sains internasional untuk menimba ilmu di Top 15 Universitas Global. Kewajiban mereka setelah lulus adalah kembali ke Indonesia untuk membangun negeri ini agar dapat bersaing secara global.

Selain kedua program beasiswa tersebut, ada beberapa program sejenis yang dikelola langsung oleh unit-unit usaha Sinar Mas (Beasiswa SMART Diploma di IPB, SMART Planters di Instiper Yogyakarta, SMART Engineers di Instiper Yogyakarta, Beasiswa APK di APK (Akademi Pulp dan Kertas) Bandung).

Sejalan dengan niat pemerintah untuk memajukan pendidikan karakter selain memperkuat pendidikan akademis, Sinar Mas telah berkontribusi secara nyata dengan mendonasikan ribuan mushaf Quran ke berbagai majlis taklim, pesantren, dan rumah singgah sejak beberapa tahun lalu.

Pada kesempatan seremoni Anugerah Peduli Pendidikan, Sinar Mas secara simbolis kembali mendonasikan 1.000 mushaf Quran dan lima komputer untuk rumah-rumah singgah yang dikelola atau didukung oleh Kemdiknas.

Di bidang beasiswa, dalam kurun waktu kurang dari lima tahun, lebih dari 2.500 mahasiswa S1 dari seluruh Indonesia menikmati dana beasiswa yang disediakan oleh Sinar Mas dan ETF.

Belajar dari pengalaman mengelola beasiswa S1, pada masa mendatang ETF juga akan memberikan dukungan bagi mahasiswa pasca-sarjana yang berprestasi dalam bentuk ETF Fellowship Program, sebuah program yang dirancang untuk mendukung para kader pemimpin bangsa agar mereka dapat meningkatkan kapasitas keilmuan, mengembangkan jaringan, dan pada saat yang bersamaan juga terlibat langsung dalam proses pencarian solusi bagi isu-isu penting yang dihadapi Indonesia. Dukungan yang diberikan melalui program ini tidak hanya terbatas berupa dana beasiswa, tapi juga dukungan fasilitas dan pengembangan jejaring profesi tertentu.

Program ini diharapkan akan mendorong terbentuknya kelompok pakar dan pengambil keputusan yang berkarakter Indonesia, tetapi berwawasan dunia.

Sinar Mas adalah nama dagang dari sebuah organisasi dengan para anggota yang terdiri dari beberapa perusahaan yang memiliki sejarah dan corporate values yang sama. Sinar Mas tidak beroperasi sebagai sebuah korporasi dan tidak memiliki legal entitas dengan para anggotanya. Demikian pula di antara para anggota masing-masing, mereka berdiri sendiri dengan jajaran pengurus yang bertanggung jawab untuk perusahaannya.

Sumber: edukasi.kompas.com