Simaner, Nasi Goreng Kaleng ala Mahasiswa UII

8 Oktober 2014 Berita Pendidikan


Tiga mahasiswa Fakultas Teknik Industri dari Universitas Islam Indonesia (UII), Yunita Aprilia, Lis Harinda, dan Aditya Syahroni berhasil membuat sebuah nasi goreng yang dikemas dalam kaleng. Nasi goreng kaleng yang dinamakan ‘Simaner’ ini dibuat untuk kebutuhan pangan darurat bagi korban pasca bencana alam.

Menurut Yunita, korban bencana alam sering mengonsumsi mie instan saja. "Di daerah bencana biasanya hanya menyediakan makanan berupa mie instan yang kadar gizinya masih kurang. Karena itu, kami menciptakan makanan dalam kaleng yang kaya gizi. Simaner Canned Food ini hadir sebagai salah satu solusi untuk masalah tersebut," kata Aprilia.

Selain teruji ketahannya, ‘Simaner’ ini dapat dikonsumsi langsung tanpa harus dimasak terlebih dahulu. Dari tes laboratorium, produk ini juga memiliki kandungan gizi yang baik dan seimbang. Yunita berharap masyarakat yang terkena bencana alam bisa mendapatkan makanan yang nilai gizinya baik, tidak hanya untuk mengenyangkan saja. Oleh karena itu produk buatan mahasiswa UII ini diharapkan dapat meringankan beban logistic pengungsi korban bencana alam.

Pembuatan produk nasi goreng kaleng ini melibatkan kerjasama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Yunita menjelaskan proses awalnya seperti memasak nasi goreng biasa. Namun pada tahap pengemasan tidaklah mudah karena harus melalui beberapa uji dan membutuhkan waktu yang agak lama sampai dengan siap untuk didistribusikan.

Yunita juga menjelaskan bahwa dalam pembuatan nasi goreng kaleng ini terdapat beberapa kendala. Salah satunya yaitu jarak antara unit mitra kerja pengemasan dengan tempat pembuatan nasi gorengnya sangat jauh, sehingga harganya tinggi.

Namun karena telah melalui berbagai pengujian, produk ini memiliki banyak keunggulan. Salah satu keunggulannya yaitu dapat tahan lama dalam waktu sekitar 1 tahun meskipun tidak memakai bahan pengawet, karena pengemasannya menggunakan teknik mikrobiologis, sehingga aman untuk dikonsumsi.

Kelompok mahasiswa UII ini akan bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk memperkenalkan produk ‘Simaner’nya.

Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)