Berita Pendidikan
11 Januari 2011

Sertifikasi Guru di Sumut Meningkat

MEDAN - Pemerintah terus melakukan percepatan sertifikasi guru di Sumatera Utara (Sumut), Pada 2011, Sumut mendapat kuota sebanyak 23.900 orang. Meningkat 31,15% dari kuota 2010 yang berjumlah 7.447 orang.

Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sumut Mahdi Ibrahim mengungkapkan, kuota sertifikasi guru ini diberikan untuk guru Pendidikan Dasar (Dikdas) sebanyak 18.563 orang, guru TK sebanyak 290 orang, guru Pendidikan Menengah (Dikmen) yakni guru SMP, SMA sebanyak 5.019 dan SLB sebanyak 28 orang.

Untuk melakukan percepatan peningkatan sertifikasi ini, pihaknya akan melaksanakan pembagian kuota bekerjasama dengan panitia sertifikasi kabupaten/kota se-Sumut dan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Rayon 02 Universitas Negeri Medan, Rayon B, UMN Al Washliyah dan Rayon C Universitas HKBP Nommensen dengan didasari jumlah guru yang telah berjenjang S1.

Peningkatan kuota sertifikasi guru di Sumut itu untuk mengejar target dari pemerintah yang direncanakan berakhir 2015. Penambahan kuota ini untuk mempercepat guru meraih sertifikasinya, kata Mahdi.

Menurut Mahdi, sosialisasi tata cara pelaksanaan dan berbagai hal-hal teknis lainnya direncanakan pada Februari mendatang. Kami akan menjelaskan secara terperinci dan konkrit, agar para guru nantinya dapat benar-benar mempersiapkan berkasnya dengan baik, sehingga kuota dapat terpenuhi,ujarnya, sore ini.

Mahdi mengaku, selama dua tahun terakhir, kuota sertifikasi di Sumut tidak dapat terpenuhi karena kurang maksimalnya sosialisasi dari Disdik kabupaten/ kota. Banyak guru yang kesulitan memenuhi syarat-syarat sertifikasi. Kinerja Disdik kabupaten/ kota di Sumut masih rendah, katanya.

Untuk syarat sertifikasi tahun 2011 mendatang tetap sama seperti tahun sebelumnya, yakni kualifikasi akademik minimal S1/D-IV, mengajar di sekolah umum di bawah Depdiknas, guru PNS atau swasta yang berstatus tetap,serta memiliki kartu Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NU-PTK) dari Dirjen PMPTK Pusat setelah mendaftar di kabupaten/ kota tempat tinggalnya.

Mahdi menyebutkan, dengan adanya pemekaran beberapa daerah kabupaten/kota di Sumut, pihaknya khawatir akan ada beberapa daerah yang kuotanya tidak terpenuhi, karena masih minimnya guru yang memiliki kualifikasi pendidikan S1/D-IV.Karena itu kami minta agar kabupaten/ kota lebih giat menyekolahkan guru-gurunya dengan memberikan beasiswa, jelas Mahdi.

Jika hanya berharap dari dana APBN atau APBD provinsi, target Sumut untuk menyelesaikan sertifikasi pada tahun 2015 sulit tercapai. Rencana pemerintah menaikkan target kuota sertifikasi guru 2011 disambut baik kalangan pendidik dan Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Universitas Negeri Medan (Unimed).Kami senang pemerintah bisa menaikkan kuota sertifikasi guru 2011 sebagai upaya percepatan penyelesaian proses sertifikasi 2015. Sebab masih banyak lagi guru di Sumatera Utara ini yang belum disertifikasi,kata Sekretaris Pelaksana Sertifikasi Guru Universitas Negeri Medan Prof Selamat Triono.

Selamat menjelaskan, pada pelaksanaan sertifikasi, panitia tidak membatasi masa kerja guru karena yang akan menentukan lulus sertifikasi adalah fortofolio yang diserahkan ke tim penilai LPTK-Unimed dan LPTK lainnya.

Sedangkan bagi yang belum lulus bisa mengikuti pendidikan profesi sesuai ketentuan yang berlaku. Salah seorang guru SMA swasta di Medan Syahri Pasaribu mengaku senang dengan rencana penambahan kuota sertifikasi guru untuk 2011. Menurutnya, penambahan tersebut diharapkan mampu memberi kesempatan dirinya untuk ikut terdaftar sebagai peserta sertifikasi, karena pada tahun lalu dia tidak masuk daftar karena kuota yang terbatas.

Sumber: waspada.co.id

Berita Pendidikan Lainnya...

Direktori Sekolah Info Beasiswa Solusi Pendidikan Promo Tahukah Kamu? Hiburan Tutorial Karir Iklan Baris