Sekolah Magelang Bekerjasama dengan Universitas di Swedia Kembangkan Sekolah Ramah Anak

5 April 2015 Berita Pendidikan


Akhir-akhir ini krisis moral tengah melanda dunia pendidikan. Banyaknya fenomena kekerasan baik fisik maupun psikis di dunia pendidikan kini semakin memprihatinkan. Berangkat dari keprihatinan tersebut, kini sebanyak 2 sekolah di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, menjadi model sekolah ramah anak, yakni SMP Negeri 1 Tempuran dan SD Negeri Secang 1.

"Program sekolah ramah anak itu proyek kerja sama antara Lund University Swedia dengan Universitas PGRI Semarang," ujar agen perubahan dari Universitas PGRI Semarang, Seno Warsito, di Magelang.

Seno mengatakan, kini tidak hanya 2 sekolah tersebut yang menjadi model sekolah ramah. Sebanyak 5 sekolah turut mengikuti jejak sekolah ramah anak. Sekolah tersebut meliputi SMP Muhammadiyah Tempuran, SMPN 2 Tempuran, SDN 2 Secang, SD, Ngabean Secang, dan SDN Krincing.

Ia mengatakan sekolah layak anak dikembangkan untuk SD mulai 2010, sedangkan untuk SMP baru mulai dikembangkan pada 2011. Dirinya juga menyebutkan bahwa program tersebut merupakan tawaran program dari Lund University Swedia ke seluruh dunia.

Jika sekolah berminat, cukup ajukan proposal ke Lund University Swedia, yang selanjutnya guru akan mendapat pelatihan gratis di Swedia. Setelah itu mereka harus mengembangkan sekolah ramah anak di daerahnya sesuai karakter daerah masing-masing.

Ia menjelaskan dalam pendidikan ramah anak, pihak sekolah wajib memberikan yang terbaik untuk anak. Semua kebutuhan anak wajib dipenuhi. Serta dalam proses kegiatan belajar mengajar tidak boleh ada kekerasan fisik dan psikis, maka para guru dituntut lebih profesional.

Oleh: Faqih F
(Dikutip dari berbagai sumber)