Sekolah Darurat untuk Pengungsi Sinabung

31 Agustus 2010 Berita Pendidikan


Jakarta - Pemerintah berencana menyelenggarakan sekolah darurat untuk anak-anak pengungsi letusan Gunung Sinabung, Tanah Karo, Sumatera Utara. "Kira-kira dua, tiga hari kami akan menyiapkan sekolah darurat," kata Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh usai berbuka puasa di Kementerian Pendidikan Nasional, Senin (30/8)

Hingga saat ini, kementerian masih mendata jumlah dan detail pelajar yang terkena dampak letusan gunung yang terjadi pukul 00.15 WIB, 29 Agustus lalu. Nuh berharap dalam dua hari mendatang data itu sudah ada. "Kami pun bekerja melalui dinas di daerah, kan tidak harus kami (kementerian) sendiri terjun ke daerah, saat ini sedang mendata jumlah anak sekolah yang mengungsi, dan bagaimana tempat pengungsiannya," kata Nuh.

Nuh berjanji memenuhi hak-hak tiap pelajar di kawasan terdampak letusan gunung. Selain sekolah darurat pemerintah tengah memikirkan alternatif lain dengan menempatkan anak-anak pengungsi di sekolah terdekat. "Kan tidak semua desa rusak," kata Nuh.

Bagi siswa yang terkena bencana, akan ada kompensasi kegiatan belajar mengajar. "Yang dulunya 17 kali masuk, tapi kalau ada bencana bisa 20 kali masuk untuk ganti yang kosong itu," jelas bekas Menteri Komunikasi dan Informatika periode 2007-2009 ini.

Sumber: tempointeraktif.com