Sekolah Banyak yang Daftarkan Diri Jadi Full Day School

15 Maret 2017 Berita Pendidikan


Sekolah baik negeri maupun swasta pada tahun ini banyak mendaftarkan diri untuk menerapkan sistem full day school. Hal ini dikatakan staf khusus Mendikbud bidang komunikasi publik Nasrullah di sela focus group discussion (FGD) bertema "Penguatan Media dalam Menyosialisasikan Kebijakan Mendikbud" di Malang, Jawa Timur. Dikutip dari Berita Satu (20/03/17 " Sebenarnya pada tahun ini pagu sekolah yang ditargetkan bisa menerapkan sistem full day school hanya 1.200 hingga 1.500 sekolah, namun yang mendaftar dan siap menerapkannya mencapai 5.000 hingga 10.000 sekolah, baik negeri maupun swasta.

Konsekuensi diterapkan full day school tersebut harus ada penambahan fasilitas di lingkup sekolah. Penambahan fasilitas umum di sekolah tersebut menggunakan dana hibah untuk penguatan karakter. Namun demikian, kucuran dana tersebut tetap disesuaikan dengan kebutuhan dan masih diverifikasi. Sistem full day school digagas oleh Mendikbud Muhadjir Effendy pada pertengahan tahun ajaran 2016.

Pada awal penerapan full day school tahun lalu, yang menjadi percontohan 540 sekolah tersebut mendapatkan dana hibah murni. Ditargetkan tahun 2019, seluruh sekolah negeri maupun swasta sudah menerapakan full day school. Menyinggung banyaknya keluhan orangtua karena dalam penerapan full day school, hari Sabtu libur dan anak-anaknya lebih banyak bermain di luar rumah, Nasrullah mengatakan memang diperlukan kerja sama antara orang tua dan pihak sekolah.

"Jangan karena sudah full day school, anak-anak libur terus dibiarkan tanpa ada pengawasan. Tujuan dari full day school ini, di antaranya agar orang tua dan anak-anak memiliki waktu bersama (family time) dan itu tidak harus berbiaya mahal, apa yang dilakukan dan dikerjakan orang tua bisa dikerjakan bersama anak-anak".

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)