Berita Pendidikan
10 September 2009

Sejumlah Tunjangan Guru Turun Menjelang Hari Raya

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah tunjangan guru Yogyakarta akan turun menjelang hari raya. Cairnya sejumlah tunjangan ini diharapkan dapat membantu para guru memenuhi kebutuhan di hari raya.

Insetif daerah untuk guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) akan disalurkan oleh Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta mulai Kamis (10/9). Dana yang diturunkan merupakan akumulasi dari insentif selama empat bulan, yaitu April, Mei, Juni, Juli, dan Agustus. Total dana yang akan disalurkan berjumlah Rp 3,7 miliar, kata Kepala Sub-bagia n Kepegawaian Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Rr Suhartati di Yogyakarta, Rabu (9/9).

Jumlah ini dibagikan pada 2.922 GTT dan 1.417 PTT di sekolah swasta di Kota Yogyakarta. Jumlahnya beragam, mulai dari Rp 570.000 hingga Rp 1,420 juta untuk insentif sel ama empat bulan. Jumlah insentif ini disesuaikan dengan jumlah jam mengajar dan masa kerja masing-masing GTT dan PTT.

Menurut Suhartati, insentif akan disalurkan lewat sekolah masing-masing untuk dibagikan kepada guru penerima. Diharapkan, insentif bisa disalurkan kepada guru secara penuh tanpa pemotongan dari pihak sekolah. "Untuk itu, kami sudah sosialisasikan agar jangan sampai ada pemotongan sama sekali oleh sekolah," ujarnya.

Selain itu, Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta juga berusaha menyalurkan tambahan perbaikan penghasilan (TPP) untuk Bulan September sebelum lebaran. Tunjangan TPP ini ditujukan bagi 1.403 tenaga bantuan di sekolah negeri dengan jumlah Rp Rp 207.000 per orang per bulan.

Suhartati mengatakan, sejauh ini tunjangan hari raya (THR) GTT/PTT d an guru naban belum bisa dipastikan. "Kami baru mengusulkan Rp 100.000 tapi belum ada kepastian akan disetujui," ujarnya.

Sementara itu, sejumlah tunjangan guru yang disalurkan lewat Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Provinsi DI Yogyakarta juga akan d iusahakan cair sebelum lebaran. Sejumlah tunjangan tersebut adalah tunjangan fungsional sebesar Rp 200.000 per orang per bulan dan bantuan kesejahteraaan daerah khusus sebesar Rp 1,350 juta per orang per bulan.

Keduanya akan diturunkan secara rapelan untuk delapan bulan, yaitu Januari hingga Agustus yang memang baru bisa turun sekarang, kata Kepala Bidang Bina Program Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DI Yogyakarta Baskara Aji.

Dengan jumlah total Rp 4,6 miliar, sebanyak 6.011 guru swasta di DI Yogya karta masing-masing akan menerima tunjangan fungsional selama delapan bulan sebesar Rp 1,6 juta.

Adapun bantuan kesejahteraan daerah khusus ditujukan bagi 430 guru SD yang berkarya di daerah terpencil di kawasan Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Gunung K idul. Untuk rapelan selama delapan bulan, masing-masing guru di daerah terpencil akan menerima Rp 10,8 juta. Tunjangan ini memang lebih besar dari tunjangan rata, maksudnya agar guru betah mengajar di daerah terpencil, kata Baskara.

Lebih lanjut, Baskara menerangkan, dengan banyaknya tunjangan yang turun menjelang lebaran ini, satu guru kemungkinan akan menerima lebih dari satu jenis tunjangan. Hal ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan mereka selama hari raya.

Sumber: regional.kompas.com

Berita Pendidikan Lainnya...

Direktori Sekolah Info Beasiswa Solusi Pendidikan Promo Tahukah Kamu? Hiburan Tutorial Karir Iklan Baris