Sedihnya, Guru Honorer Batal Dapat THR Sebelum Lebaran

4 Juli 2016 Berita Pendidikan


Ketika para PNS menikmati pencairan THR, nasib guru honorer sangat bertolak belakang. Ribuan guru honorer di Subang, Jawa Barat harus menerima kenyataan pahit. Mereka batal menerima THR sebelum Lebaran.

Hal ini disebabkan lambannya Pemkab Subang lamban menyikapi UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, yakni penerima bantuan harus berbadan hukum, termasuk sekolah swasta.

Beberapa bulan yang lalu, Pemkab tetap pada pendiriannya bahwa bahwa penerima bantuan sosial (bansos) harus berbadan hukum, termasuk sekolah. Hal tersebut menyebabkan terlambatnya pencairan dana bosda yang diperuntukkan guru - guru honorer Subang.

Setelah menemukan solusi, sekolah swasta yang berbadan hukum yayasan bisa menerima bosda. Hal tersebut menyusul Permendagri No 14 Tahun 2016 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang Bersumber dari APBD.

Namun, Plt Bupati Subang Imas Aryumningsih baru menandatangi SK pencairan bosda pada Selasa, 28 Juni 2016 sehingga dana itu tidak bisa dicairkan sebelum Lebaran.

Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)