Sebanyak 66 Mahasiswa UGM Siap Bantu Korban Bencana Sinabung dan Banjir

12 Februari 2014 Berita Pendidikan


Inilah bentuk keperdulian dari 66 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang siap membantu para korban bencana erupsi Gunung Sinabung dan banjir di Bekasi dan Kudus. Keberangkatan para mahasiswa KKN Peduli Bencana UGM dilepas secara langsung oleh Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UGM, Suratman.

Ke-66 peserta KKN Peduli Bencana itu tersebar di Tanah Karo (Sumatera Utara) sebanyak 18 mahasiswa, 23 orang di Kudus (Jawa Tengah), dan 25 di Bekasi (Jawa Barat). Mereka berasal dari 16 fakultas di UGM, yaitu Fakultas Biologi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Fakultas Farmasi, Fakultas Geografi, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Budaya, dan FISIPOL. Berikutnya, Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Hewan, Fakultas Kehutanan, FMIPA, Fakultas Pertanian, Fakultas Peternakan, Fakultas Psikologi, Fakultas Teknik, dan Fakultas Teknologi Pertanian.

Suratman berharap, melalui kegiatan KKN Peduli Bencana mahasiswa dapat membantu meringankan beban masyarakat korban bencana alam. Terlebih lagi dalam membangun semangat hidup masyarakat pasca bencana."Kami harapkan mahasiswa bisa membantu korban bencana dalam membangun semangat hidupnya. Misalnya, di Sinabung masih banyak yang mengalami trauma untuk itu mohon dibantu menyemangati dan membangkitkan spirit hidup di tengah bencana," imbuh Suratman, seperti dikutip dari situs UGM, Selasa (11/2/2014).

Sementara itu, Koordinator Mahasiswa Unit Posko Sinanbung Muhamad Ilham menyatakan, pelaksanaan kegiatan KKN di Sinabung akan difokuskan pada tiga hal. Mulai dari pembangunan pertanian, kesehatan, dan pendirian Children Center.Dalam bidang pertanian, masyarakat akan diberikan pendampingkan pendidikan pertanian, seperti cara pembuatan kompos dan vertikal kultur. Pada program di bidang kesehatan dilakukan dengan pendampingan psikologi berupa trauma healing dan memberikan bantuan pelayanan kesehatan.

"Sementara untuk anak-anak yang tinggal di lokasi pengungsian, nantinya akan dibuat Children Center," ujar Ilham.Mahasiswa Fakultas Kedokteran itu berharap, melalui kegiatan KKN itu para mahasiswa UGM bisa lebih banyak membantu korban bencana dengan mengaplikasikan keilmuan masing-masing. "Apa yang selama ini dipelajari bisa diterapkan untuk meringankan penderitaan saudara-saudara kita yang tengah tertimpa musibah," ungkapnya.

Pendapat serupa disampaikan, mahasiswa Jurusan Perikanan Yasinta Zulaikha dan Deslia Anggraini dari Pendidikan Profesi Dokter yang diterjunkan ke daerah Bekasi dan Kudus. Mereka berharap, pengiriman mahasiswa KKN UGM bisa membantu masyarakat korban bencana dalam menjalani kehidupan pascabencana secara langsung.

"Kami ingin langsung menolong warga yang terdampak bencana. Sebelumnya kami juga telah diberikan pelatihan kebencanaan oleh LPPM dan Deru," papar Yasinta.

Oleh: Indra K
(Dikutip dari Okezone.com)