Sebanyak 280 Fasilitator Pendidikan Mengikuti Pelatihan Pengembangan SBSNP

17 Juni 2015 Berita Pendidikan


Sebanyak 280-an fasilitator pendidikan di 33 provinsi Indonesia berkesempatan untuk mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan Penjaminan Mutu Pendidikan PPMP-BPSDMPK dan PMP) Kemdikbud dan bekerja sama dengan USAID PRIORITAS (Prioritizing Reform Innovation and Opportunities for Reaching Indonesia’s Teachers, Administrators, and Students).

Dalam pelatihan yang melibatkan sekolah jenjang Sekolah Menengah Pertama Sekolah Berbasis Standar Nasional Pendidikan (SMP SBSNP) di 33 provinsi seluruh Indonesia ini diselenggarakan dengan harapan para peserta dapat terbantu dalam mengimplementasikan standar isi, proses, penilaian, pengelolaan sebagai bagian program dalam mewujudkan SBSNP.

"Kami bekerja sama dengan USAID PRIORITAS untuk memperkuat praktik yang baik dalam pembelajaran dan manajemen berbasis sekolah (MBS) untuk pengembangan SBSNP," ujar Bastari selaku Kepala PPMP-BPSDMPK dan PMP Kemendikbud dalam siaran pers yang diterima JPNN, Minggu (14/6).

Seperti kita ketahui, SBSNP adalah sekolah percontohan praktik pengembangan mutu pendidikan dalam memenuhi delapan standar nasional pendidikan yang meliputi standar kompetensi lulusan, isi, proses, penilaian, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan serta biaya.

Fasilitator yang terdiri dari pengawas sekolah, kepala sekolah, guru, widyaiswara LPMP, dan dosen LPTK tersebut merupakan beberapa sasaran tujuan utama yang diprioritaskan dengan harapan sekolah tersebut dapat meningkatkan efektivitas mutunya dan menjadi contoh bagi sekolah lainnya. Mereka juga akan melatih lebih dari 400 SMP yang akan melaksanakan program SBSNP untuk mempercepat pencapaian standar nasional pendidikan di 33 provinsi.

Sebagai wujud komitmen untuk melaksanakan program SBSNP, sebanyak 81 walikota, dan bupati telah menandatangani nota kesepahaman. Pada penyiapan tenaga pendidik, PPMP BPSDMPK dan PMP Kemendikbud pun bekerja sama dengan 37 Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK) dimana para dosen tersebut ikut melatih, dan melakukan pendampingan kepada sekolah dalam program SBSNP.

Oleh: Faqih F
(Dikutip dari berbagai sumber)