Sebanyak 1.915 Orang Anak Pengungsi Gunung Agung Kembali Bersekolah

27 September 2017 Berita Pendidikan


Akibat meningkatnya aktivitas Gunung Agung, sebanyak 1.915 orang anak yang mengungsi sudah bisa kembali bersekolah di Kabupaten Klungkung, yang jauh dari kawasan rawan bencana (KRB). Total anak-anak sekolah yang bersekolah ini terbagi atas siswa TK, SD, SMP dan SMA/SMK. Dari total anak ini berdasarkan hasil pemantauan 114 titik posko pengungsian di Klungkung, dimana terbagi atas siswa TK sebanyak 101 orang, SD (901 orang), SMP (443 orang), SMA (431 orang), SMK (37 orang) dan kejar paket C dua orang. Untuk lokasi sekolah dasar ini tersebar 23 sekolah yang ada di Kecamatan Klungkung dari 30 SD yang ada.

Kemudian, 24 sekolah dasar di Kecamatan Banjarangkan dari 27 SD yang ada dan 16 SD di Kecamatan Dawan dari 23 SD yang ada. Sedangkan, untuk anak-anak yang mengenyam pendidikan SMP tersebar sebanyak 13 sekolah dari 14 sekolah yang ada di daerah itu. Untuk jumlah sebaran sekola SMA/SMK sebanyak 11 sekolah yang menerima siswa pengungsi Gunung Agung.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung, Bali, Dewa Gede Darmawan mengaku, kendala awal yang dihadapi dalam upaya ini adalah jarak tempuh siswa SMA/SMK dari poskos pengungsian relatif jauh. Namun, kami tidak patah arang dan menemukan solusi dengan sistem sister brother atau siswa yang ada disekolah rujukan membantu anak pengungsi yang ada diposko ini untuk mencari teman dari pengungsi untuk berangkat ke sekolah naik motor bersama secara sukarela, sehingga masalah ini telah teratasi.

Untuk seragam sekolah siswa pengungsi SMP, SMA/SMK, diakuinya, sudah tidak ada masalah karena mereka sudah mempersiapkan jauh-jauh hari agar tetap bisa bersekolah. Namun, masalah pakaian sekolah anak-anak SD yang banyak perlu dipersiapkan karena sebagian besar anak-anak ini tidak membawa pakaian sekolah.

Untuk pakaian sekolah anak SD ini sudah ada yang membantu dan kami tinggal menyalurkan bantuan ini dan hari ini sudah didata berapa siswa SD yang mengungsi dari Karangasem tidak membawa pakaian sekolah dan alat-alat pelajaran.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)