Sebagian Guru Tak Lolos Seleksi Kepsek

25 Januari 2010 Berita Pendidikan


Sebagian besar dari 183 orang guru yang mengikuti seleksi dan uji kompetensi untuk menjadi kepala sekolah (Kepsek) di sejumlah SD di Kota Ambon, dinyatakan tidak lulus.

"Hanya 21 dari 183 orang guru yang dinyatakan lulus, sisanya masih harus dinilai dan diseleksi ulang," kata Sekretaris Kota Ambon H.J Huliselan di Ambon, Senin (25/1/2010).

Huliselan berani menjamin, hasil seleksi yang telah dilakukan sejak pertengahan 2009 lalu itu dapat dipertanggungjawabkan, karena seleksi tersebut ditangani langsung oleh tim dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Jakarta, sehingga bebas intervensi pihak mana pun.

Dia menambahkan, tes seleksi yang dilakukan meliputi aspek potensi intelektual, stabilitas, dan kompetensi kerja. Untuk aspek potensi intelektual mencakup kecerdasan, pemahaman verbal, kemampuan berhitung, logika berhitung dan logika verbal, aspek stabilitas meliputi emosi, toleransi terhadap tekanan, sensitifitas dan kemampuan berkomunikasi. Sedangkan aspek kompetensi kerja meliputi kepemimpinan, pengawasan, visi organisasi, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan perencanaan kerja.

"Penilaian juga didasarkan pada pertimbangan dari inspektorat, di antaranya apakah kepala sekolah tertentu pernah melakukan penyelewengan keuangan seperti dana bantuan Opersional Sekolah (BOS), Dana Alokasi Khusus (DAK), atau pernah ada temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)," tambahnya.

Penulis: LTF/Editor: latief

Sumber: Ant (kompas.com)