Sebagian Besar Sarana Pendidikan di Mentawai Hancur

9 Desember 2010 Berita Pendidikan


PADANG - Gempa dan tsunami di Kabupaten Kepulauan Mentawai, telah mengakibatkan sejumlah sarana pendidikan di Kecamatan Pagai Utara, Pagai Selatan, dan Sikakap rusak berat.

Kepala Dinas Pendidikan Mentawai Syaiful Jannah mengatakan, bangunan sekolah yang rusak berat itu, yakni, SDN 04 Dusun Sabegugung, Desa Batumonga, Pagai Selatan, SDN 10 Desa Saumanganyak, Pagai Utara, SDN 12 Desa Malakopag, Pagai Selatan, SDN 13 Dusun Maonai, Desa Bulasat, Sikakap, SDN 31 Dusun Maonai, Desa Bulasat, Sikakap, SDN 33 Dusun Sabegugung, Desa Batumonga, Pagai Selatan, SD Vincentius, Desa Limo dan Desa Purorogat, Sikakap serta SMPN 1 Pagai Selatan.

"Semua bangunan sekolah itu hancur dan harus dibangun ulang. Saat ini para siswanya ditumpangkan di sekolah lain, seperti siswa SD itu dipindahkan ke SDN 26 Beikako, SDN 01 dan SDN 05 Sikakap. Siswa SMPN 1 Pagai Selatan, menumpang di SDN 14 Malakopag dan siswa SDN 12 Malakopag, sebagian di SDN 2 Malakopag dan sebagian lagi belajar di tenda," ungkap Syaiful, Rabu (8/12/2010).

Saat ini, katanya, dibutuhkan dana sebesar Rp88 miliar untuk merelokasi semua fasilitas pendidikan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Mentawai yang berada di sepanjang pesisir pantai. "Sebanyak Rp28 miliar, sudah kita ajukan ke Bappenas," ungkap Syaiful.

Namun untuk perbaikan seluruh bangunan sekolah yang rusak beserta isinya, kata Syaiful, dalam rehab-rekon diajukan sebesar Rp12 miliar. "Saat ini sudah ada bantuan masing-masing sebesar Rp510 juta untuk pembangunan 6 lokal di SDN 04 Dusun Sabegugung, Desa Batumonga, Pagai Selatan, SDN 10 Desa Saumanganyak, Pagai Utara, SDN 31 Dusun Maonai, Desa Bulasat, Sikakap, SDN 33 Dusun Sabegugung, Desa Batumonga, Pagai Selatan dan SD Vincentius, Desa Purorogat, Sikakap dari Direktorat Pendidikan TK dan SD, Kemendiknas," ucap Syaiful.

Selain itu, ada juga bantuan berupa dua buah cek dengan total nilai Rp640 juta dari Mendiknas untuk pembangunan enam lokal di SDN 13 Dusun Maonai, Desa Bulasat, Sikakap dan Rp330 juta untuk pembangunan tiga lokal di SMPN 1 Pagai Selatan.

"Bahkan untuk pembangunan enam lokal, ruangan majelis guru dan kepala sekolah, rumah dinas, MCK dan meubeler di SDN 12 Malakopag, sudah ada bantuan dari KSAD," kata Syaiful.

Hanya saja, katanya, anggaran untuk pengadaan meubeler di seluruh sekolah itu, pembangunan pustaka, ruang majelis guru dan kepala sekolah serta MCK, baru ada Rp100 juta. "Kita masih butuh bantuan dari pihak manapun untuk pembangunan sarana pendidikan di Mentawai," tukas Syaiful.

Sumber: tribunnews.com