SD Swasta Pinggiran Tak Kebagian Siswa

8 Juli 2010 Berita Pendidikan


BANTUL - Sejumlah Sekolah Dasar (SD) pinggiran di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, sama sekali tidak kebagian siswa baru. Mereka tidak diminati karena prasarana dan kualitas yang kurang memadai.

Namun, meskipun gagal merekrut siswa baru, pemerintah daerah tidak akan menggabungkan SD-SD tersebut. Berdasarkan data di 3 kecamatan yang sudah masuk ke Dinas Pendidikan Dasar, tercatat 6 SD tidak memiliki siswa baru, yakni SD Jatimulyo, SD Sendangsari, MI Koripan, MI Terong, MI Kediwung, dan MI Nglingseng. Semuanya berada di Kecamatan Dlingo.

"Baru Kecamatan Dlingo, Pundong, dan Srandakan yang sudah menyerahkan data ke kami," kata Juwahir, Kepala Seksi Pendataan dan Informasi Dinas Pendidikan Dasar Kabupaten Bantul, Selasa (6/7/2010).

Menurutnya, sekolah yang kesulitan mendapatkan siswa adalah SD swasta. Di Kecamatan Pundong tercatat ada 3 SD yang hanya mampu mendapatkan siswa di bawah 10 orang, yakni SD BOPKRI Pranti I (1 orang), SD BOPKRI Pranti II (5 orang), dan SD Muhammadiyah Pakem II (1 orang).

Hal sama juga menimpa sejumlah SD di Kecamatan Srandakan yakni MI Maarif Sambeng (2 orang), MI Jragan (4 orang), SD Muhammadiyah Bendo (7 orang), dan SD Muhammadiyah Babakan (7 orang).

Sumber: edukasi.kompas.com