Samsung Mewujudkan Kelas Berbasis Teknologi untuk Siswa SMA

24 Maret 2018 Berita Pendidikan


Samsung Electronics Indonesia meluncurkan Samsung Smart Learning Class (SSLC) di SMA Pangudi Luhur 1, Jakarta Selatan. SSLC merupakan ruang kelas berbasis teknologi yang dilengkapi 31 unit Samsung Galaxy Tab A with Spen, 2 unit Smart TV 55 inch, perangkat Gear VR, dan koneksi jaringan internet. Selain SMA Pangudi Luhur, SSLC juga diluncurkan di Brawijaya Smart School Malang, SMA Plus Negeri 17 Palembang, dan SMA Islam Al-Azhar 12 Makassar.

Vice President Samsung Electronic Indonesia Kang Hyun Lee menyebut SSLC merupakan sarana mengoptimalkan teknologi dalam proses belajar mengajar yang lebih inovatif dan kreatif. Sebagai wujud kepedulian kami atas kampanye 'Edukasi Awal Inspirasi', kami menyediakan 16 ruang kelas berbasis teknologi di empat sekolah. Dengan ini, kami percaya generasi muda menemukan masa depan mereka dengan memanfaatkan teknologi.

Pemanfaatan teknologi dalam ruang kelas SLCC tak hanya digunakan oleh siswa, melainkan juga para guru. Tujuannya, agar materi pembelajaran yang disampaikan oleh guru dapat lebih interaktif karena menyajikan konten-konten menarik. Samsung mendukung pemerintah membangun karakter bangsa agar mereka dapat memanfaatkan teknologi dalam meraih cita-cita mereka.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyambut baik dukungan Samsung Electronics Indonesia dalam penggunaan teknologi pada proses pendidikan. Menurutnya, fasilitas SLCC mendukung usaha pemerintah dalam meningkatkan pendidikan di Indonesia. Hal ini sejalan dengan upaya Kemendikbud dalam meningkatkan pemahaman dan penggunaan teknologi informasi para guru. Pihaknya, kini tengah melatih para guru untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar dan Ujian Nasional (UN). Semoga bantuan dan uluran tangan dari Samsung akan bisa mmperluas, meningkatkan keberadaan sekolah-sekolah di masa depan. Dan saya berharap bantuan ini akan terus diberikan oleh Samsung Indonesia demi ikut menyukseskan program pendidikan di Indonesia dengan baik.

Sementara itu, praktisi teknologi dan pendiri Binar Academy Alamanda Shantika menyatakan teknologi dan pendidikan adalah dua hal penting dalam mencetak generasi muda Indonesia yang lebih baik. Terlebih teknologi merupakan jembatan dalam membuat proses belajar mengajar yang lebih menarik. Program 'Edukasi Awal Inspirasi' oleh Samsung melalui SLCC ini seharusnya dapat memberikan proses belajar mengajar yang efektif dan mampu menginspirasi generasi yang dapat menciptakan teknologi baru untuk masyarakat luas.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)