Sampul dan Soal Berbeda, UN Terpaksa Molor...

31 Maret 2010 Berita Pendidikan


Puluhan siswa di dua ruang ujian SMP 7 Denpasar, Bali, terpaksa menunggu sekitar sepuluh menit, sehubungan antara sampul dan soal ujian nasional (UN) terdapat dalam amplop berbeda. Akibatnya, panitia harus memfotokopi soal-soal ujian.

Memasuki hari kedua UN, Selasa (30/3/2010), persoalan UN untuk tingkat SMP juga dialami SMP 7 Denpasar yang berlokasi di Jalan Gunung Rinjani, Monang Maning, Denpasar Barat. "Panitia terpaksa memfotokopi soal-soal, sehingga pelaksanaan ujian terlambat sekitar sepuluh menit," kata Kadis Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Denpasar, Ida Bagus Alit.

Dikatakan Alit, sesuai jadwal, UN dimulai pukul 08.00 WITA. Namun, ketika membuka sampul ujian hari kedua untuk mata pelajaran Bahasa Inggris, panitia melihat isi soalnya berbeda.

"Di sampul tertulis mata pelajaran Bahasa Inggris, namun isi soal ternyata mata pelajaran bahasa Indonesia," ujar Alit.

Seketika itu, panitia menarik kembali soal-soal yang sebagian sudah dibagikan kepada peserta UN. Setelah temuan itu disampaikan kepada pengawas, pemantau dan dikoordinasikan dengan sub rayon, akhirnya panitia memfotokopi naskah soal-soal Bahasa Inggris yang diujikan hari itu.

Sementara hal itu berlangsung, para siswa diminta menunggu sekitar 10 menit sampai fotokopi soal tersebut dibagikan. "Semua itu sudah bisa diselesaikan, dan tidak sampai mengganggu pelaksanaan UN secara umum," tutur Alit.

Atas kesalahan teknis seperti itu, kata dia, pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Hal tersebut terjadi semata kesalahan pihak percetakan. "Kalau kami sifatnya menunggu saja. Sama sekali tidak boleh melakukan pencegahan untuk mengantisipasi kesalahan seperti itu, sebab soal-soal ujian kan rahasia dan disegel, tidak boleh dibuka oleh siapapun," ucapnya.

Adapun kesalahan sampul seperti ini, lanjut Alit, juga dialami oleh peserta UN di SMP PGRI I Denpasar. Saat panitia membagikan naskah soal ujian Bahasa Inggris, ternyata sampul soalnya bertuliskan naskah matematika.

Penulis: LTF/Editor: latief

Sumber: Ant (kompas.com)