Rusak Karakter Anak Bangsa, Para Guru Ini Keluhkan Sinetron Televisi

26 April 2016 Berita Pendidikan


Maraknya acara yang kurang mendidik di pertelevisian Indonesia khususnya tayangan sinetron membuat gerah para guru di Wonosobo, Jawa Tengah. Pasalnya, sinetron kini menjadi sebuah peranan penting dalam menentukan karakter anak-anak. Sebut saja jam penayangannya yang berlebihan hingga muatan konten yang tidak sesuai umur.

Pada acara dialog dengan perwakilan Kementerian Pendidikan Dasar dan Kebudayaan di Wonosobo, para guru mengeluhkan serta meminta agar pemerintah bertindak tegas dengan menyetop penayangan sinetron tak bermutu yang dipenuhi adegan di luar akal sehat.

Tentunya hal tersebut disambut positif oleh Edi Suwardi selaku Kasubdit Internalisasi Sejarah Dirjen Kebudayaan Kemendikbud. Edi juga berjanji untuk menyampaikan keluhan para guru tersebut ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Hal ini dikarenakan KPI pusatlah yang memiliki wewenang dalam ranah perizinan konten televisi. Akan tetapi, pemerintah juga selalu berusaha berkoordinasi agar televisi tidak sembarangan menayangkan acara, khususnya yang dinilai tak memiliki unsur edukasi.

Menyikapi hal tersebut, Edi dan pihaknya tengah gencar menguatkan karakter anak Indonesia di mana salah satunya melalui kegiatan persemaian budaya. Dengan begitu, anak-anak Indonesia kedepannya memiliki karakter yang kuat dan tidak terpengaruh hal-hal negatif sekalipun tayangan televisi yang minim konten edukasi.

Oleh: Faqih F
(Dikutip dari berbagai sumber)