Ruang Tes SBMPTN di UNAIR Dilengkapi Pengacak Sinyal!

13 Juni 2015 Berita Pendidikan


Tanggal 9 Juni, tes SBMPTN sudah dilaksanakan. Sebanyak 47.978 pendaftar di Panlok 50 Surabaya mengikuti ujian tulis.

Di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya memasang pengacak sinyal (jammer) di sejumlah ruangan ujian. Hal ini untuk mengantisipasi praktik perjokian dalam ujian tulis SBMPTN.

Prof Syahrani sebagai Wakil Rektor I Unair menjelaskan ada dua jenis "jammer" yang digunakan, yakni "jammer hotspot" dan "jammer mobile".

"Jammer hotspot itu memiliki radius 200 meter dari alat yang terpasang akan mampu mengacak sinyal, sedangkan jammer mobile hanya 5 meter dan biasanya dibawa petugas yang berkeliling ruang," katanya.

Selain itu, setiap ruangan juga ada pintu yang hanya bisa dibuka dengan sidik jari dosen dan karyawan Unair.

Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)