Ratusan SLTA di Sulbar Kekurangan Kelas

5 Oktober 2010 Berita Pendidikan


MAMUJU - 192 SLTA di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) kekurangan kelas karena jumlah siswa lebih banyak, sementara ruang kelas yang tersedia tidak sebanding dengan jumlah siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Provinsi Sulbar Jamil Barambangi di Mamuju, Senin (4/10/2010), mengakui bahwa 192 sekolah setingkat SLTA di Sulbar kekurangan daya tampung, karena rasio jumlah murid dan jumlah kelas pada sekolah tersebut tidak sebanding.

Sekolah tidak mampu menampung siswa untuk mendapatkan pendidikan, karena jumlah yang datang lebih banyak dari jumlah ruangan kelas untuk sarana belajar yang tersedia, katanya.

Jamil mengatakan, jumlah sekolah yang memiliki daya tampung yang rasionya seimbang antara jumlah siswa dengan ruang kelas di sekolah lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah sekolah yang daya tampungnya mengalami kekurangan.

Hanya sekitar 124 sekolah yang tersebar di lima Kabupaten di Sulbar yang jumlah siswanya dengan jumlah kelas yang tersedia seimbang, itu berarti sarana dan prasarana sekolah di daerah ini masih memprihatinkan, katanya.

Sehingga, lanjut Jamil, dari sekitar 684.571 orang jumlah anak sekolah tingkat SLTA yang usianya antara 16 sampai 18 tahun masih terdapat diantaranya yang tidak mendapatkan pendidikan secara layak, karena tidak ditunjang sarana dan prasarana sekolah untuk belajar berupa ruang kelas. Oleh karena itu dia meminta pemerintah pusat dapat membantu sekolah di daerah tersebut.

Sekitar 192 sekolah yang kekurangan daya tampung di Sulbar harus dibantu pusat dengan menambah ruang kelas baru melalui anggaran APBN, katanya.

Sumber: surya.co.id