Ratusan Siswa SMK di Tanjung Selor Terpaksa Belajar Lesehan

30 Juli 2016 Berita Pendidikan


Pemandangan memilukan tampak dari halaman SMK Negeri 2 Tanjung Selor. Pasalnya, ratusan siswa tersebut terpaksa harus belajar lesehan. Seperti yang dilansir Bulungan Post, pembelajaran juga tidak hanya bertempat di halaman namun juga di teras gedung sekolah.

Wakil Kepala Bidang Kurikulum SMKN 2 Tanjung Selor Jarmanto Sudibya mengatakan, beberapa siswa terpaksa belajar di luar ini karena keterbatasan ruangan.

Menurut Jarmanto, minimnya ruangan kelas dikarenakan pengalihan kurikulum yang sebelumnya menerapkan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) menjadi kurikulum 2013. Nah, di mana K-13 ini mewajibkan bagi siswa untuk masuk sekolah pagi hari, jadi tidak ada lagi yang masuk siang.

Di SMKN 2 Tanjung Selor sendiri memiliki jumlah pelajar sebanyak 615 siswa, mulai kelas 10 hingga kelas 12.

Sedangkan siswa yang belajar di luar merupakan siswa kelas 11 dan 12 dengan jumlah mencapai 423 orang. Sementara yang menggunakan ruangan kelas diperuntukkan bagi siswa baru, yakni kelas 10 yang berjumlah 192 orang.

Jumlah siswa baru tersebut telah dibagi berdasarkan rombongan belajar (rombel) dengan 6 jurusan yang tersedia di SMKN 2 dengan tiap rombel diisi sebanyak 32 siswa. Adapun jurusan yang tersedia meliputi pemasaran, usaha perjalanan wisata (UPW), keperawatan, perbankan, teknik komputer dan jaringan (TKJ) dan multi media (MM).

Meskipun berbasis kejuruan, ruangan praktik atau laboratorium masih belum bisa dipergunakan dikarenakan untuk menutupi kekurangan kelas.

Jika terkait kuota dan jurusan yang ada, pada penerimaan siswa baru di SMKN 2 kemarin, Jarmanto mengatakan bahwa jumlah siswa yang mendaftar mencapai 579 pelajar dan kini diseleksi sehingga hanya menyisakan 192 siswa untuk kelas 10.

Oleh: Faqih F

(Dikutip dari berbagai sumber)