Pustaka Digital Bantu Perkuliahan di Papua

2 September 2009 Berita Pendidikan


Virtual library atau perpustakaan digital dapat membantu kegiatan pembelajaran, khususnya di perguruan tinggi di Papua.

"Virtual library sangat membantu para dosen dan mahasiswa untuk mencari referensi yang berguna untuk menunjang perkuliahan secara cepat, mudah, dan relatif lengkap," kata pengajar dan pustakawan dari Universitas Wageningen, Belanda, Prof Gerrit Naber, saat memberikan pelatihan perpustakaan digital di kampus Universitas Negeri Papua (Unipa) di Manokwari, kemarin.

Karena itulah, kata dia, perpustakaan digital penting juga diberikan kepada mahasiswa. Mereka bisa menggunakannya untuk mendapatkan berbagai pengetahuan ilmiah yang berguna dalam perkuliahan, terutama pada saat menyusun tugas akhir atau skripsi.

Dia mengutarakan dengan sistem perpustakaan digital, hampir seluruh referensi baik, berupa buku, jurnal, maupun artikel dari berbagai bidang studi di universitas-universitas skala nasional dan internasional dapat diakses melalui pelayanan koneksi internet.

"Yang harus kita lakukan adalah mengikuti langkah-langkah pencarian referensi yang ada dalam alamat perpustakaan digital yang dimasuki," tandas ahli bidang manajemen air dan tanah itu.

Terbuka dan Gratis

Dia mengatakan, ada beberapa pelayanan perpustakaan digital yang telah membuka akses secara terbuka dan cuma-cuma bagi setiap orang. Mereka bisa mengunduh buku, jurnal, atau artikel yang tersedia di dalam sistem tersebut.

Namun tak sedikit pula perpustakaan digital milik universitas atau lembaga tertentu yang masih membatasi akses untuk para pengunjung hanya pada beberapa hal. Misalnya, pengunduhan hanya dapat dilakukan sampai pengunjung memperoleh ringkasan, resensi, atau sinopsis dari suatu pustaka.

Jika pengunjung ingin mendapatkan isi buku atau jurnal secara keseluruhan, dapat bertransaksi melalui internet. Dia menegaskan dalam pencarian referensi melalui mesin pencari di internet, terutama untuk kebutuhan akademik, harus memperhatikan tahun penerbitan dan tingkat keilmiahan dari tulisan yang diperoleh.

Untuk kepentingan akademik, tentu makin baru referensi yang dijadikan rujukan kian baik. Di Universitas Wageningen, sistem perpustkaan digital telah berkembang baik dan sangat membantu mahasiswa dan dosen dalam perkuliahan.

Adapun pelatihan perpustakaan digital yang diselenggarakan di Unipa merupakan hasil kerja sama Pemerintah Belanda melalui program Nuffic Agri4 dengan beberapa universitas di Indonesia. Universitas itu meliputi Universitas Pattimura (Unpatti), Universitas Cendana (Undana), Politeknik Pertanian (Politani) Kupang, Universitas Negeri Cendrawasih (Uncen), dan Unipa.(ant-53)

Sumber: Suaramerdeka.Com