Psikolog: Pentingnya Road Safety Education bagi Anak

1 September 2016 Berita Pendidikan


Menurut sejumlah data yang dihimpun, Indonesia diperkirakan kehilangan 70 jiwa setiap hari akibat kecelakaan lalu lintas jalan dan sekitar 30 persen pemicu kecelakaan adalah perilaku tertib. Dalam berkendara, perilaku memang menjadi salah satu kunci utama keselamatan di jalan raya. Bagaimana berkendara yang cerdas, bertanggung jawab dan turut mengurangi angka kecelakaan berlalu lintas.

Mengingat hal tersebut, Nona Pooroe, psikolog dan pemerhati anak dalam seminar 'Keselamatan Berlalu Lintas di Kurikulum Pemerintah', di Jakarta, belum lama inimengatakan bahwa Road Safety Education merupakan hal yang sangat penting untuk ditanamkan pada diri anak sejak dini.

Hal tersebut mengingat masih tingginya angka anak-anak di bawah umur yang dilibatkan dalam berkendara di jalan raya. Data Korlantas Mabes Polri menyebutkan, sepanjang 2010-2015, setidaknya 176 ribu anak-anak di bawah umur menjadi korban kecelakaan di jalan. Artinya, setiap hari terdapat 85 anak-anak di bawah 15 tahun yang menjadi korban kecelakaan.

Lebih mirisnya, tercatat dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, sedikitnya ada27 ribu anak-anak yang memicu terjadinya kecelakaan di jalan.Tentu hal tersebut disebabkan kurangnya pemahaman anak anak tentang keamanan lalu-lintas.

Berangkat dari hal ini, pendidikan karakter mengenai pemahaman berlalu-lintas diharapkan menjadi sinergi terhadap semua pihak.

Kombes Pol Budi Widjanarko, Direktur Binmas Polda Metro Jayajuga turutmenambahkan bahwa bukan hanya dari sisi keselamatan berlalu lintas, namun juga penting ditanamkan kepada anak-anak sejak dini pengetahuan tentang keamanan.

Oleh: Faqih F

(Dikutip dari berbagai sumber)