Program Wajib Belajar 12 Tahun Akan Dilaksanakan Mulai 2015

15 Desember 2014 Berita Pendidikan


Dalam waktu dekat, program yang dijanjikan oleh Presiden Joko Widodo saat kampanye lalu akan dilaksanakan. Program wajib belajar 12 tahun tersebut mulai dijalankan pada tahun pelajaran 2015/2016.

Subandi, selaku Direktur Pendidikan Bappenas saat ditemui di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan langkah strategis perwujudan wajib belajar 12 tahun.

"Inti dari implementasi program ini adalah membuka akses pendidikan seluas-luasnya, mulai dari SD, SMP, hingga SMA," paparnya.

Beliau menjelaskan, program wajib belajar yang berlaku di Indonesia saat ini adalah 9 tahun (SD sampai SMP). Kemudian, pemerintah memberikan bantuan biaya operasional untuk jenjang SMA untuk menekan biaya sekolah. Dengan demikian, akses di SMA dan sederajat semakin terbuka.

Subandi menambahkan, nantinya dalam tahun depan pemerintah tetap akan memberikan bantuan-bantuan biaya pendidikan meliputi dana bantuan operasional sekolah (BOS), bantuan siswa miskin (BSM), atau Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Langkah selanjutnya jika masalah akses mendapat jaminan sudah sukses, yaitu dengan meningkatkan kualitas sekolah.

"Sampai saat ini, banyak sekolah kondisinya hampir roboh," jelasnya.

Di tahun depan, negara siap menggelontorkan dana sebesar Rp 10 triliun untuk urusan rehab sekolah rusak dan pengadaan sekolah serta ruang kelas baru.

Subandi menambahkan, wajib belajar 12 tahun tidak hanya upaya memobilisasi masyarakat untuk bersekolah sebanyak-banyaknya. Tetapi, juga tetap berupaya menjaga standar pelayanan minimal (SPM).

Oleh: Faqih F

(Dikutip dari berbagai sumber)