Berita Pendidikan
22 April 2010

Program Pendidikan Gratis Dinilai Belum Optimal

Pendidikan gratis yang merupakan program pemerintah provinsi (pemprov) tidak terasa sudah berjalan selama dua tahun.Namun,sejumlah pihak masih menilai program pemerintah ini belum optimal.

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Andi Patabai Pabokori mengatakan, memang sangat banyak keluhan masyarakat terkait pelaksanaan program pendidikan gratis. Tetapi, pihak pemprov sudah mengucurkan dana pendidikan gratis ke masing-masing kabupaten tepat pada waktunya.Anggaran pendidikan gratis berkisar Rp460 miliar. Kalaupun masih ada temuan yang belum berjalan optimal,kami berharap masyarakat bisa membantu pemerintah untuk mengawasi program ini. Sebab,jika pemerintah membentuk satu lembaga khusus mengawasi jalannya pendidikan gratis, tentu saja memboroskan anggaran,katanya dalam talk showEvaluasi Program Pendidikan Gratis, di Gedung Wirausaha Kampus UNM, kemarin.

Pemerintah juga akan memberikan sanksi jika ditemukan pelanggaran dalam pelaksanaan program pendidikan gratis tersebut. Dia mengatakan, memang dalam menjalankan program pendidikan gratis ini masih banyak pihak yang belum mengerti, tapi pemerintah terus-menerus telah mengadakan sosialisasi 14 item yang masuk dalam program pendidikan gratis. Dia mencontohkan Kabupaten Sinjai merupakan salah satu kabupaten yang menolak pelaksanaan program pendidikan gratis. Tetapi, sebelum menjadi program pemprov, Sinjai telah menjalankan pendidikan gratis selama tiga tahun. Jadi sebenarnya pendidikan gratis sudah berjalan di kabupaten tersebut,katanya. Mantan Bupati Bulukumba ini lebih lanjut menjelaskan,sekolah berhak menolak pelaksanaan pendidikan gratis,sebab tidak ada unsur paksaan pihak pemerintah untuk menjalankannya.

Bahkan, dalam catatan Dinas Pendidikan, ada 34 sekolah yang menolak program tersebut. Pihaknya mencontohkan Sekolah Athirah dan Frater, menolak dana pendidikan gratis karena biaya operasional yang diterima sekolah tersebut lebih besar dari dana pendidikan gratis. Kalau sekolah negeri tidak ada alasan menolak program pendidikan gratis.Semua sekolah harus menjalankan program tersebut. Jangan karena menolak dana pendidikan gratis eh, malah mengambil pungutan yang lebih besar lagi. Ini tidak boleh terjadi, tandasnya. (andi amriani) Sumber: Seputar-Indonesia.Com

Berita Pendidikan Lainnya...

Direktori Sekolah Info Beasiswa Solusi Pendidikan Promo Tahukah Kamu? Hiburan Tutorial Lowongan Iklan Baris