Presiden Minta Siswa Diajarkan Berpikir Kritis

11 Mei 2010 Berita Pendidikan


Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, sistem pendidikan harus bisa melahirkan generasi yang kritis. Pendidikan juga harus memancing hasrat berinovasi.

"Diajari berpikir kritis," kata Presiden dalam peringatan puncak Hari Pendidikan Nasional di Istana Negara, Selasa (11/5).

Presiden juga mengatakan kurikulum pendidikan harus modern tanpa meninggalkan budaya. Pendidikan juga harus membentuk karakter. "Harus menuju pendidikan yang tepat zaman tapi jangan lupakan hal-hal yang mendasar," katanya.

Dalam puncak peringatan ini Presiden memberikan tanda kehormatan Satyalencana Wira Karya kepada 50 orang dan Satyalencana Pendidikan kepada 8 guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah yang bertugas di daerah terpencil.

Siswa-siswi yang meraih nilai tertinggi nasional juga mendapat penghargaan berupa beasiswa. Presiden juga memberikan hadiah khusus untuk mereka.

Ikut meramaikan puncak peringatan Hari Pendidikan tahun ini adalah lima prototipe mobil hemat bahan bakar buatan mahasiswa sejumlah perguruan tinggi. Prototipe mobil-mobil tersebut akan maju dalam ajang lomba penggunaan bahan bakar terhemat Juli mendatang di Malaysia.

DWI RIYANTO AGUSTIAR

Sumber: Tempointeraktif.Com