Praktisi Siber Dunia Beri Pelatihan di UI

7 Februari 2012 Berita Pendidikan


DEPOK Sebanyak 11 praktisi siber dunia yang berasal dari Silicon Valley (Amerika Serikat), Bangalore (India), dan beberapa negara lainnya, berkumpul di Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, untuk memberi pelatihan teknologi informasi gratis. Pelatihan selama lima hari (7-11 Februari 2012) ini ditujukan bagi sivitas akademika UI dan masyarakat umum.

Kepala Kantor Sekretariat Rektor UI, Devie Rahmawati, menjelaskan, kegiatan tersebut digagas oleh Pusat Kajian Amerika UI. "Pelatihan akan berisikan materi network security, wireless technology, VOIP. Tiga topik tersebut berada dalam payung tema besar, Developing Local Talent in Technology," jelas Devie, Senin (6/2/2012), di Depok.

Devie mengemukakan, konsep pertahanan negara ke depan, tidak hanya akan berupa pertahanan fisik dengan persenjataan alat berat, namun juga kemampuan sebuah bangsa melindungi diri dari serangan siber.

Setiap negara besar saat ini dengan serius menginvestasikan kekuatan sibernya. Sebut saja China, Amerika Serikat, yang memiliki lebih dari 1.000 polisi siber yang bertugas mengamankan pusat-pusat kehidupan bangsa, seperti bank, kantor-kantor pemerintah, dan sebagainya.

Oleh karena itu, UI secara serius menyongsong masa depan, dengan merevitalisasi Fakultas Ilmu Komputer UI dengan rencana menggabungkan ilmu komputer dan teknik komputer. Selain itu, menambah kuota mahasiswa menjadi 10.000 mahasiswa setiap tahun. Selama ini UI hanya menerima 100 mahasiswa per tahun. Dibandingkan dengan Universitas negeri di Singapura yang menerima lebih dari 500 siswa per tahun.

Rencana lainnya yakni menciptakan pusat teknologi informasi Indonesia (pembangunan sudah berlangsung 40 persen), dengan membangun gedung Fakultas Ilmu Komputer seluas 24.000 meter persegi. Pusat Teknologi Informasi ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat perkuliahan, namun juga akan mengundang industri untuk bersama-sama melakukan penelitian dan pengembangan di kampus.

Sumber: kompas.com