Pesan Ahok untuk Pelajar yang Sedang Menghadapi Ujian

18 Mei 2016 Berita Pendidikan


Hari pertama ujian nasional (UN) tingkat SD, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok meninjau pelaksanaan UN di SDN Petojo Utara 13, Jakarta Pusat.

Saat peninjauan, Ahok memberikan arahan kepada siswa-siswa SD yang akan mengikuti ujian. Ia menceritakan kisahnya dulu saat ujian semasa SD.

"Dulu bapa agak susah, Bapa suka tanya sebelah apa jawabanya. Nyontek kalau zaman sekarang makin nggak bisa, karena nanti pakai komputer dan soalnya pun sekarang diacak,"sambungnya.

Pada saat memberi arahan, Ahok menyarankan semua siswa di DKI Jakarta harus memiliki cita - cita tinggi seperti menjadi Presiden.

"Kalau bapak nggak jadi Gubernur lagi, programnya akan tetap diteruskan oleh semua jajaran PNS, jadi jangan berpikir nggak mungkin kuliah. Anak-anak mungkin bisa jadi Walikota , Gubernur bahkan Presiden. Kalian harus belajar tetap semangat," ucapnya.

Ia juga menegaskan agar anak - anak di Jakarta menamatkan pendidikannya hingga perguruan tinggi. Sebab Pemrov DKI Jakarta sudah memiliki program spembiayaan untuk anak DKI Jakarta hingga perguruan tinggi.

"Karena kami sudah bikin program kepada anak-anak akan dikasih uang sampai kuliah. Jadi enggak boleh berpikir orangtuanya nggak mampu. Rezeki itu Tuhan yang kasih. Jadi generasi kalian akan datang harus lebih baik dari orangtua kalian,"jelas Ahok.

Menurut Ahok, Jakarta memiliki hasil tes integeritas yang cukup baik. Mengenai adanya kecurangan, Ahok beranggap kecurangan juga bisa disebabkan karena keluarga pelajar sendiri.

"Eggak semua orangtua berani anaknya enggak naik kelas," ujar Ahok. Tak banyak orang tua yang mengingatkan anaknya untuk tidak menyontek.

Padahal kesuksesan anak tidak hanya dilihat dari nilai yang bagus, tapi dari kejujuran. "Karakter, kesuksesan anak itu bukan ditentukan oleh nilai ujian saja, tapi karakter. Kalau kamu karakter baik, pasti hasil ujian juga akan baik," ujar Ahok.

Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)