Peringatan dari Mendikbud, Jangan Percaya Bocoran Soal UN!

8 April 2014 Berita Pendidikan


Perhelatan Ujian Nasional (UN) kian dekat. Biasanya, peredaran bocoran soal dan kunci jawaban UN juga kian marak. Ketika meninjau keamanan soal UN di Mapolrestabes Surabaya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh mengingatkan para siswa dan orangtua agar tidak percaya dengan keberadaan bocoran soal atau kunci jawaban UN. Terlebih lagi untuk mendapatkannya harus membayar.

"Kalau bisa, masyarakat pura-pura beli saja, terus yang menjualnya diseret ke polisi. Jadi dijebak dulu baru diamankan agar tidak meresahkan masyarakat dan polisi," ujar Nuh, di Mapolrestabes Surabaya, Jalan Taman Sikatan I.

Nuh menegaskan, penjualan bocoran soal dan kunci jawaban UN adalah penipuan. Selain itu, hasil dari bocoran soal pasti salah besar jika dipercaya untuk menjawab UN. Menurut mantan rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)Surabaya tersebut, fenomena ini hadir karena ada pihak yang ingin mengeruk keuntungan pribadi. Sejauh ini, dia menjamin, tidak ada soal maupun lembar jawaban yang bocor.

"Bocoran yang beredar itu hanya menyebutkan jawaban saja, tidak ada soal-nya. Misalnya, nomor satu jawabannya A, nomor dua jawabannya C. Ini jelas penipuan," tambah Nuh.

Oleh: Indra K
(Dikutip dari Okezone.com)